Tutup Rangkaian Ramadhan In Campus, Sekolah Pascasarjana UNIDA Bahas Arah Kebijakan Pengembangan di Masa Depan
Rangkaian Kegiatan Ramadhan in Campus tahun
2023 atau bertepatan dengan 1444 H yang diselenggarakan oleh Sekolah
Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) ditutup dengan Kajian Ramadhan Sesi 4 pada
Kamis, 13 April 2023 bertemakan “Arah Kebijakan Pengembangan Sekolah
Pascasarjana UNIDA di Masa Depan”. Kajian Ramadhan kali ini menghadirkan
narasumber yaitu Dr. Muhammad Luthfie, Drs., M.Si (Wakil Dekan 1 Sekolah
Pascasarjana UNIDA), Dr. Abubakar Iskandar, Drs., M.Si (Wakil Dekan II Sekolah
Pascasarjana UNIDA), Dr. Helmi Haris, Ir., M.S (Kepala Prodi Magister Teknologi
Pangan), Dr. Husein Maruapey, M.Si (Kepala Prodi Magister Administrasi Publik),
dan Dr. Sudiman Sihotang, S.H., M.H (Dosen Prodi Magister Hukum) serta
moderator Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si.
Seperti
diberitakan sebelumnya, kegiatan bertajuk “Ramadhan in Campus” ini
merupakan agenda rutin tahunan yang dilaksanakan oleh Sekolah Pascasarjana
UNIDA, yang mana pada bulan Ramadhan tahun ini memasuki tahun kedua
pelaksanaan.
Selain diisi dengan Kajian Ramadhan berupa
talkshow dengan menghadirkan para narasumber yang ahli di bidangnya, para dosen
hingga tenaga kependidikan di Sekolah Pascasarjana UNIDA juga melaksanakan
khataman Al-Quran.
Pada sesi pemaparan materi, Dr. Helmi Haris,
Ir., M.S menyampaikan bahwa harapan kedepan MTP
bisa segera reakreditasi dan di 2024 menambah dosen profesor, targetnya di tahun 2026 sebanyak 50℅ dosen sudah menyandang gelar professor.
“Diharapkan 5 tahun
kedepan Sekolah Pascasarjana dapat mendirikan S3 MTP karena jurusan pangan
hanya perguruan tertentu yang memilikinya, khususnya di UNIDA memiliki pangan
halal,” ungkapnya.
Selanjutnya Dr.
Abubakar Iskandar, Drs., M.Si dalam paparannya menyampaikan, ditengah
persaingan global Sekolah Pascasarjana UNIDA harus terus meningkatkan kualitas baik
dari segi kurikulum yang dapat menjawab situasi global.
“Kurikulum kita mesti terarah
untuk mencapai jumlah mahasiswa yang ditargetkan. Pada dasarnya kurikulum yang dimiliki harus bagus dan aplikatif serta tidak lupa juga promosi harus selalu ditingkatkan,” tuturnya.
Sementara itu, Dr.
Muhammad Luthfie, Drs., M.Si dalam paparannya menyatakan bahwa dalam
peningkatan Sekolah Pascasarjana UNIDA diwajibkan memiliki manajemen yang
partisipatif sehingga semua orang berperan aktif.
“UNIDA pada
dasarnya sudah sangat bagus, seperti sudah ada laboratorium dan fasilitas
lainnya yang mumpuni. UNIDA juga memiliki tagline Kampus Bertauhid yang menjamin pengutamaan akhlak.
Kemudian lebih dari itu diharapkan jumlah proposal yang dibuat dosen terus
meningkat dari tahun ke tahun dalam upaya peningkatan prestasi dari penulisan serta
penelitian dari pada dosen Sekolah Pascasarjana UNIDA,” tuturnya.
Pada kesempatan
yang sama, Dr. Sudiman Sihotang, S.H., M.H menyampaikan bahwa kedepannya
Sekolah Pascasarjana UNIDA akan segera memiliki prodi Magister Kenotariatan dan Magister Manajemen Pendidikan.
“Semoga segera Magister Kenotariatan dapat segera dibuka karena
calon mahasiswa Magister Kenotariatan sudah ada, Alhamdulillah. Kita juga sudah mempersiakan sarana dan prasarana dengan baik baik
karena harapannya Sekolah Pascasarjana UNIDA ingin memiliki sekolah notaris
yang lengkap dan lebih bagus dari prodi-prodi notaris yang sudah ada,” pungkasnya.