UNIDA Adakan Kegiatan Penyegaran Perancangan Pembelajaran Interaktif Melalui LMS Bagi Para Dosen
Biro Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) Universitas
Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan penyegaran perancangan pembelajaran
interaktif melalui Learning Management
System (LMS) bagi para dosen di lingkungan UNIDA, Jum’at (9/9/2022).
Kegiatan yang dilaksanakan secara daring ini turut dihadiri oleh Rektor UNIDA
Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H, para Wakil Rektor, serta Kepala Biro DIKJAR dan jajaran.
Dalam sambutannya, Rektor UNIDA Prof. Dr. Suhaidi, S.H.,
M.H menuturkan, pembelajaran dengan sistem digital sangat penting di era
teknologi saat ini. LMS merupakan aplikasi perangkat lunak yang dapat
dimanfaatkan dalam proses pembelajaran, baik dalam perancaanaan, proses bahkan
sampai pada tahap penilaian. Dalam LMS juga dosen dapat membuat dan mengunggah
hal-hal yang perlu disampaikan kepada mahasiswa serta dapat juga memantau
mahasiswa dalam proses pembelajaran tersebut.
"Mari kita manfaatkan LMS dalam proses
pembelajaran, karena UNIDA sedang menuju virtual
university sehingga LMS ini menjadi sangat penting peranannya. Terima kasih
saya sampaikan kepada seluruh dosen yang ikut dalam acara ini, semoga dapat
bermanfaat untuk kita semua dan semoga acara ini dapat berjalan dengan lancar
dan baik sampai selesai nanti," tutur Prof. Dr. Suhaidi, S.H., M.H.
Sementara itu, Wakil Rektor Bidang Akademik dan
Kemahasiswaan, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H mengatakan, terkait dengan sistem
pembelajaran yang dilaksanakan secara daring melalui LMS sudah dijalankan dalam
beberapa tahun terakhir. Namun dalam prosesnya, terdapat beberapa perubahan
maupun penambahan fitur guna menyesuaikan berbagai kebutuhan dan perkembangan
teknologi informasi saat ini.
“Sehubungan dengan semakin mendekatnya pelaksanaan
kegiatan perkuliahan semester ganjil tahun akademik 2022/2023, maka LMS ini
merupakan bagian tak terpisah dari proses kegiatan pembelajaran. Sehingga diperlukan
penyegaran perancangan pembelajaran interaktif bagi para dosen untuk persiapan kegiatan
pembelajaran yang lebih matang,” ujarnya.
Pada kesempatan ini, dipaparkan mengenai perbaruan
teknik penggunaan LMS oleh Muhammad Encep, S.Kom., M.T.I., MTA dan pemaparan
perbaruan fitur LMS pada UNIDA COOL (Center
of Online Learning) oleh Irwan Effendi, M.Pd sebagai narasumber.
Dalam pemaparan materi, Muhammad Encep, S.Kom.,
M.T.I., MTA menjelaskan bahwasanya saat ini institusi pendidikan harus mengejar
education 4.0 menuju 5.0 guna
menyelaraskan persyaratan industri dengan pendidikan melalui pendekatan
pembelajaran masa depan untuk mewujudkan sumber daya yang terampil.
Muhammad Encep, S.Kom., M.T.I., MTA menyebutkan, ada
beberapa teknologi informasi yang bisa diimplementasikan dalam pembelajaran,
diantaranya mobile learning, wearable
learning, personalization, online learning, social learning, hingga gamification.
Dalam LMS UNIDA COOL, saat ini telah dilakukan
berbagai perbaruan fitur untuk menunjang kegiatan pembelajaran. Beberapa fitur
yang digunakan di LMS disesuaikan dengan berbagai kebutuhan yang
memprioritaskan pada skala efektif dan efisien.
“Di beberapa fitur ini kita sudah bisa melakukan berbagai
macam hal, mulai dari reporting, seperti daftar hadir, lalu kemudian bisa
mengintegrasikan instrumen mengajar, seperti buku, modul pembelajaran atau
video-video tutorial. Bahkan beberapa integrasi yang lain, yaitu seperti menggunakan
cloud drive domain unida.ac.id dengan kapasitas yang cukup besar dalam
mengarsip file, sehingga bisa lebih aman, bisa diakses kapan saja dan lebih
mudah untuk meminimalisir hal yang tidak diinginkan,” paparnya.
Lebih jauh, kegiatan dilanjutkan dengan tutorial penggunaan sistem
LMS UNIDA COOL yang dijelaskan secara bertahap oleh para narasumber.