UNIDA Adakan Kembali Seminar Karir, Alumni Dibekali 21 Nilai Karakter Tauhid untuk Siap Hadapi Tantangan Digital
Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Seminar Karir & Pembekalan Alumni bertema “Menjadi Digital Marketer yang Handal: Menyongsong Karir di Dunia Digital” yang diisi oleh Master Trainer Digital Marketing Nasional Rinov Waludyantoro dan Kepala Bidang Pengkajian Tauhid, Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) UNIDA Muhammad Maliki, M.Pd pada Selasa, 20 Mei 2025 di Aula Gedung C UNIDA.
Turut hadir dalam kegiatan ini, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I., Wakil Rektor I UNIDA, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H dan diikuti para wisudawan/wisudawati
Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I dalam sambutannya menyampaikan kepada para calon wisudawan/wisudawati UNIDA bahwa setiap orang akan menjadi pemimpin, dan setiap pemimpin perlu berani mengambil resiko.
“Setelah menjadi wisudawan, setiap orang akan menjadi seorang pemimpin, dan pemimpin perlu berani mengambil resiko, karena tidak ada hal yang cepat dan instan. Pemimpin juga tidak boleh menutupi kelemahan dengan kebohongan. Karena kamu akan membuat 1000 kebohongan selanjutnya untuk menutupi kebohongan kebohongan tersebut. Jangan memulai sesuatu dengan yang tidak baik, karena akan berujung tidak baik pula” tuturnya.
Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I juga menekankan terkait implmentasi 21 Nilai Karakter Tauhid (NKT) sebagai bekal alumni UNIDA dalam menghadapi tantangan global.
“Pelaksanaan 21 NKT juga akan lebih sulit di luar, berbeda dengan di kampus dimana dilaksanakan bersama teman-teman dan dosen. Karena setiap orang di luar sana memiliki visi yang berbeda. Disanalah akan diuji, kemampuan lulusan UNIDA,” tambahnya.
Wakil Rektor I UNIDA, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H dalam sambutannya mengungkapkan tujuan dari dilaksanakannya seminar karir dan alumni.
“Seminar Karir dan Pembekalan Alumni ini dilaksanakan setahun 2 kali, seiring dengan pelaksanaan wisuda. Kita ingin memberikan sebuah pencerahan, peluang masa depan, apa yang terjadi hari ini kepada rekan rekan lulusan yang belum masuk dan memiliki pekerjaan. Sehingga sudah memiliki gambaran, ini adalah media yang diberikan universitas kepada calon lulusan untuk melihat peluang dan tantangan di dunia kerja,” ungkapnya.
“Kita menginginkan bagaimana bekal ketauhidan kita, iman dan akhlak kita dalam menghadapi dunia yang sebenarnya dan dipenuhi dengan digitalisasi. Tekanan dunia kerja, masyarakat, keluarga, dari luar. Kita butuh bekal iman dan taqwa yang kuat, sekuat apapun fisik kita tidak akan sempurna,” tambahnya.
Pada sesi pemaparan materi, Kepala Bidang Pengkajian Tauhid BPPT UNIDA, Muhammad Maliki, M.Pd menjelaskan bahwa UNIDA membekali wisudawan dengan 21 NKT sehingga lebih siap menghadapi dunia kerja.
“UNIDA membekali kita dengan 21 NKT, dengan penguasaan karakter ini, kita akan siap menghadapi kerasnya dunia dan situasi dunia yang tidak menentu. Karena barangsiapa yang bertaqwa atau berakhlakul karimah, Allah akan beri dia jalan keluar bagi setiap persoalan hidupnya,” jelasnya
Sementara itu, Master Trainer Digital Marketing Nasional, Rinov Waludyantoro memaparkan bahwa seseorang perlu memperbaiki logika berpikirnya untuk menghadapi dunia kerja.
“Cari formulanya, perbaiki logika berpikirnya, berani memulai, berusaha dan menemukan jati diri. Karena suri tauladan kita adalah para pedagang seperti Rasulullah S.A.W dan Siti Khadijah R.A, dimana itu perlu ditiru dan dicontoh,” paparnya.
“Di dunia digital ini, semuanya bisa dijual. Produk yang bisa dijual memiliki 4 kriteria yaitu unik dan spesifik, kompetitor jelas, pasar jelas dan ada pabriknya. Berjualan ini bisa dilakukan dengan teknologi saat ini yang berbasis website, dengan berfokus pada Search Engine Optimization sehingga produk dan website kita bisa muncul di halaman paling atas pencarian,” terangnya.