[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Adakan Monitoring dan Evaluasi, Dukung Percepatan Peningkatan Jabatan Akademik Para Dosen

Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Rapat Monitoring dan Evaluasi Dosen Serdos 2023 di Ruang Aula Anton Timur Jaelani (ATJ) pada Jumat, 16 Juni 2023. Kegiatan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D beserta jajaran dan para Dekan Fakultas yang ada di lingkungan UNIDA serta para dosen yang diundang.

Wakil Rektor I UNIDA, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H dalam sambutannya menyatakan bahwa pertemuan kali ini sangat penting untuk merencanakan seperti apa kiranya langkah-langkah meningkatkan dan percepatan Serdos para dosen, pengembangan dosen, percepatan Jabatan Akademik Dosen dan lainnya. Pada pertemuan kali ini juga sama-sama akan mendengarkan arahan dari Chancellor UNIDA, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi dan juga Rektor UNIDA yang tentunya akan sangat bermanfaat bagi percepatan pengembangan dan peningkatan jabatan akademik dosen.

Selanjutnya Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam paparannya menuturkan bahwasanya Serdos merupakan pengakuan dasar untuk menjadi seorang akademisi. Oleh karena itu, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H mengajak agar para dosen terus saling mendukung dan memberi semangat satu sama lain.

“Dosen UNIDA harus semangat untuk memperoleh Serdos karena UNIDA memiliki tujuan untuk terus meningkatkan jumlah dosen yang memiliki Serdos dan juga harapan lebih besarnya terus menciptakan profesor-profesor di UNIDA. Mari sama-sama saling memberi semangat dan doa untuk kemajuan UNIDA,” ujarnya.

Senada dengan hal tersebut, Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D menyampaikan bahwa UNIDA dapat terus melaju kencang mencapai apa yang menjadi tujuan jika itu dilakukan secara bersama-sama.

“Mari kita berpikir dinamis dan produktif, pikirkan apa yang perlu dilakukan sehingga dapat selalu berkontribusi baik bagi diri sendiri, universitas dan negara,” ungkapnya.

Pada kesempatan yang sama, Penasehat Yayasan Bidang Pendidikan Tinggi, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd dalam paparannya menyampaikan bahwasanya Serdos adalah martabat dan harga diri seorang dosen, jika ingin dikatakan dosen maka harus lulus Serdos terlebih dahulu. Pada dasarnya Serdos adalah upaya pemerintah untuk melakukan profesionalisasi dosen, sehingga Serdos menjadi penciri utama bagi seorang dosen yang memiliki dua subjek, yakni yang pertama sebagai sebagai pendidik profesional dan kedua sebagai ilmuan sejati.

“Pendidik profesional harus memiliki sertifikat pendidik atau Serdos dan ketika kita memiliki Serdos hendaknya memiliki keinginan yang kuat untuk mencapai jabatan akademik tertinggi, jika seperti itu maka kita dapat dikatakan sebagai ilmuan sejati. Ilmuan sejati harus memiliki kesombongan yang dengan ilmu yang dimiliki, kesombongan itu tentu harus positif dan tidak berbentuk narasi akan tetapi orang dapat melihat dan membuktikannya sehingga dosen harus benar-benar menjadi seorang pakar,” paparnya.

“Serdos ini bukan hanya harapan universitas, bukan juga hanya harapan fakultas akan tetapi Serdos harapan dosen sendiri yang menjadikan dosen memiliki martabat. Dan untuk memiliki Serdos juga tentu harus mengikuti peraturan-peraturan yang berlaku seperti mengikuti Pekerti tingkat nasional dan peraturan lainnya. Diharapkan dosen di UNIDA terus berusaha dan bersemangat dalam meraih Serdos dan selalu berkeinginan untuk mencapai jabatan akademik tertinggi,” tambah Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd.