UNIDA Adakan Rapat Koordinasi, Kuatkan Mutu Program Studi sebagai Gugus Kendali Mutu
Pada pembukaannya, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd
menyampaikan beberapa hal yang harus diperhatikan oleh Program Studi, khususnya
dalam hal ini Sekprodi harus dapat mendukung apa yang menjadi tugas Kaprodi dalam
upaya meningkatkan kualitas Program Studi.
“Ada beberapa hal yang memang
harus disampaikan ke Sekprodi. Pertama, jangan sampai Sekprodi itu memiliki
sebuah persepsi jabatan yang menggantung, walaupun dengan Kaprodi biasanya
lebih berjalan didasarkan atas manajemen kebersamaan. Sekprodi tetap harus mem-backup
apa yang menjadi tugas Kaprodi. Jadi artinya banyak hal yang memang akan
menjadi kekuatan Sekprodi terutama dalam upaya meningkatkan kualitas Prodi.
Dalam setiap kesempatan, saya selalu bilang Universitas yang bagus itu dibangun
dengan Fakultas yang bagus, sedangkan Fakultas yang bagus itu dibangun oleh Prodi
yang bagus dan Prodi yang bagus itu dibangun oleh dosen yang bagus,” ujar Prof. Dr. Uman
Suherman AS, M.Pd.
Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd juga berharap
kepada seluruh jajaran universitas, khususnya Kaprodi dan Sekprodi untuk bisa
mengoptimalkan potensi yang dimiliki oleh Prodi menjadi lebih baik serta
menjadikan Prodi yang bermartabat dan berkualitas.
“Kemudian tugas Bapak dan Ibu
sebenarnya adalah bagaimana kita bisa mengoptimalkan potensi yang ada di Prodi
menjadi lebih bagus. Mari kita jadikan Prodi kita sebagai Prodi yang bermartabat,
Prodi yang berkualitas, dan Prodi yang punya harga sehingga kemanapun kita akan
selalu bangga dengan Prodi itu,” pungkasnya.
Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd menambahkan,
ada hal yang paling mendasar yang harus dibenahi di Prodi yang berkaitan dengan
standar pendidikan tinggi oleh Prodi
standar IKU, yaitu kompetensi lulusan.
Pada
kesempatan yang sama, Wakil Rektor I UNIDA yaitu Aal Lukmanul Hakim, SH., MH
menyampaikan bahwa pertemuan pertama ini sebagai brainstorming untuk
bagaimana kedepannya mengelola Prodi. Optimalisasi pengelolaan Prodi
akan berdampak kepada kinerja kelembagaan universitas, karena ketika
universitas ingin unggul maka Prodi pun juga harus unggul dalam segala hal.
Aal
Lukmanul Hakim, SH., MH juga mengungkapkan, kedepannya akan dibuat agenda
pelatihan-pelatihan yang dibutuhkan terkait apa yang harus dikerjakan oleh para
Kaprodi dan Sekprodi.
“Kami di tingkat universitas juga
sedang mempersiapkan instrumen yang dibutuhkan terutama dalam hal pelaksanaan
akademik. Mudah-mudahan di semester besok tahun ajaran baru draf sudah siap dan
insyaAllah kita bisa menghasilkan sebuah peraturan akademik yang tadi
sudah dibahas dari A sampai Z. Sehingga bagaimana cara kita menata, mengelola,
dan mengatur manajemen Prodi itu dengan baik. Intinya ke depan bagaimana kita
memperkuat pengelolaan manajemen Prodi itu bisa terarah dan sesuai dengan yang
kita harapkan,” jelasnya.