UNIDA Berprestasi, Mahasiswa PBA FAIPG Raih Terbaik 1 Tahfidz 30 Juz Tingkat Kabupaten Sukabumi
Sahal Haikal Hafidh mahasiswa Fakultas Agama
Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA)
Universitas Djuanda (UNIDA) berhasil meraih peringkat terbaik 1
Tahfidz 30 juz putera pada seleksi tilawatil Qur’an (STQ) ke-18 yang diselenggarakan oleh Pondok Pesantren
Huffazh Al-Matin, Kecamatan Sukaraja, Kabupaten Sukabumi.
“Alhamdulillah
puji syukur atas karunia yang Allah berikan kepada saya, mudah-mudahan bisa
menjadi pengalaman yang sangat berharga bagi saya untuk syiar Al-Qur’an, insyaAllah,” ujar Haikal pada saat
diwawancarai.
Sementara itu, Abdul
Kholik, M.Pd.I selaku Wakil Bidang Non Akademik FAIPG UNIDA menyampaikan
apresiasi kepada Sahal Haikal Hafidh atas prestasi yang telah
diraihnya tersebut.
“Semoga Prestasi yang
ditorehkan Sahal Haikal Hafidh ini menjadi motivasi kedepannya untuk terus
berprestasi di tingkat nasional dan internasional. Tentu tidak hanya Sahal,
tetapi harus menjadi motivasi bagi mahasiswa lainnya untuk dapat berprestasi
baik di bidang akademik dan non akademik,” ungkap Abdul Kholik, M.Pd.I.
Dilansir dari jurnalsukabumi.com, Wakil
Bupati (Wabup) Sukabumi H. Iyos Somantri pada saat membuka acara mengungkapkan,
kegiatan STQ ini bertujuan untuk melakukan seleksi, merekrut dan
menggali potensi daerah dalam mempersiapkan kafilah STQ Kabupaten Sukabumi ke
tingkat Provinsi Jawa Barat yang akan
dilaksanakan di Bandung pada Juli mendatang.
“Adapun STQ ini dilaksanakan dari tanggal 15
Februari hingga 17 Februari 2023, dengan cabang yang di musabaqohkan meliputi
Cabang Tilawah (anak anak dan dewasa), Tahfiz dan Cabang Tafsir, diikuti oleh
peserta sebanyak 249 orang dari 47 kecamatan,” tuturnya.
Kepada peserta, H. Iyos Somantri mengucapkan
selamat dan berpesan untuk mensyukuri
kesuksesan yang diraih sebagai nikmat yang Allah SWT berikan. Dirinya
menegaskan, wujud syukur dapat diimplementasikan
melalui rajin
belajar memperdalam Al-Quran diiringi pengamalan dalam kehidupan sehari-hari.
"Bagi yang belum lolos seleksi juga harus tetap semangat tingkatkan belajar, asah kemampuan serta jangan berputus asa menimba ilmu," ungkapnya.
