[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA dan Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia Tandatangani Nota Kesepahaman, Sepakat Jalin Kerja Sama Wujudkan SDM Unggul

Biro Kerja Sama (BKS) Universitas Djuanda (UNIDA) pada Senin (20/02/2023) menerima kunjungan dari Asosiasi Profesi Fotografi Indonesia (APFI) dalam rangka menjalin silaturahmi sekaligus melakukan penandatangan Nota Kesepahaman antara UNIDA dengan APFI tentang penguatan kelembagaan Tridarma Perguruan Tinggi serta Implementasi Merdeka Belajar Kampus Merdeka (MBKM).

Dalam kunjungan tersebut dihadiri oleh Ketua Umum APFI Ridha Nugrotopo Kusumabrata dan Kepala Bidang Sertifikasi APFI Bambang Heryanto, S.E. yang diterima oleh Kepala Sekolah Vokasi UNIDA Ir. Himmatul Miftah, M.Si, Kepala Biro Perpustakaan UNIDA Ruhimat, S.Sos., M.I.kom., serta Kepala Bagian Kerja Sama Dalam Negeri Nurul Annisa Yuniarti, M.Pd.

Dalam kesempatan ini juga membahas tentang bentuk kegiatan kerja sama lain yang lebih implementatif yang dituangkan ke dalam naskah Perjanjian Kerja Sama antara Sekolah Vokasi UNIDA dan APFI, khususnya dalam bidang sertifikasi dan pemanfaatan sumber daya lainnya.

Kepala Biro Perpustakaan, Ruhimat, S.Sos., M.I.Kom mengungkapkan, kerja sama yang terjalin antara UNIDA dan APFI diharapkan dapat membawa kebermanfaatan yang lebih luas bagi kedua belah pihak sebagai upaya penguatan dan peningkatan kompetensi Sumber Daya Manusia (SDM) unggul.

“Semoga kedepannya akan segera dilaksanakan kegiatan implementasi kerja sama, seperti kuliah umum bagi mahasiswa yang berminat dalam bidang fotografi dengan narasumber dari APFI,” ujarnya.

Pada kesempatan yang sama Ketua Umum APFI Ridha Nugrotopo Kusumabrata menyambut baik kerja sama yang telah disepakati bersama. Ridha Nugrotopo Kusumabrata berharap ini menjadi trigger untuk mewujudkan kerja sama yang berkelanjutan.

“Dengan telah ditandatanganinya payung kerja sama ini, semoga ke depannya akan mempercepat proses tindaklanjut kegiatan lainnya, dan kami siap berdiskusi dalam mengakomodir kebutuhan yang dibutuhkan di setiap kegiatan kerja sama. Jika ada hal-hal yang dianggap sulit, itu tidak menjadi masalah tetapi sebagai tantangan yang harus terus diupayakan karena hal penting harus segera dilakukan dan jangan sampai tertunda,” tuturnya.