[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

UNIDA Gelar Majelis Dhuha dan Walimatus Safar: Bahas Keteladanan Kepemimpinan dalam Perspektif Islam

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) menyelenggarakan Majelis Dhuha bertema “Pencerahan Kehidupan Berbangsa dan Bernegara di Perguruan Tinggi dalam Perspektif Islam”, Jumat (16/5/2025), di Masjid Baitul Hamdi UNIDA. Acara ini sekaligus menjadi momen tasyakur Walimatus Safar bagi insan UNIDA yang akan menunaikan ibadah haji.

Majelis Dhuha pada kesempatan kali ini menghadirkan Hakim Mahkamah Konstitusi RI Periode 2013–2017 yang juga Pembina Pondok Tahfidz Miftahul Jannah Akbar, Dr. H. Patrialis Akbar, S.H., M.H. Kegiatan ini diikuti oleh jajaran pimpinan UNIDA, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan rasa syukur atas keberangkatan beberapa insan UNIDA ke Tanah Suci. Ia mengimbau para calon jemaah haji untuk menjaga kesehatan dan kebugaran fisik demi kelancaran ibadah, serta menekankan pentingnya sikap saling menghormati dan toleransi selama di Tanah Suci.

Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H juga menyambut hangat kehadiran Dr. H. Patrialis Akbar, S.H., M.H sebagai narasumber istimewa dalam kegiatan ini.

“Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar serta membawa manfaat dan keberkahan bagi kita semua,” ungkapnya.

Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I turut mengucapkan terima kasih kepada narasumber dan seluruh pihak yang mendukung terselenggaranya kegiatan ini. Ia juga menyampaikan kabar gembira terkait pencapaian Program Studi Teknologi Pangan yang berhasil meraih predikat “Unggul”.

“Semoga keberkahan dari kegiatan ini mendorong peningkatan kualitas seluruh prodi di UNIDA dan memperkuat nilai karakter kita sebagai insan Kampus Bertauhid,” tuturnya.

Adapun pada kesempatan ini, Dr. H. Patrialis Akbar, S.H., M.H dalam ceramahnya menekankan pentingnya keteladanan dalam kepemimpinan berlandaskan tauhid. Ia menyoroti kebiasaan UNIDA dalam menunaikan salat berjamaah sebagai wujud implementasi nilai tauhid dalam kehidupan kampus. Menurutnya, budaya tersebut perlu menjadi contoh di tengah kehidupan berbangsa.

“Cinta tanah air adalah bagian dari iman. Pemimpin yang ideal adalah yang jujur, amanah, menyampaikan kebenaran (tabligh), dan fathonah. Nilai-nilai ini harus menjadi fondasi dalam membangun kepemimpinan bangsa,” jelasnya.