UNIDA Gelar MUKER ke-XVIII, Tegaskan Komitmen Penguatan Universitas Unggul Berstandar Internasional
Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar Musyawarah Kerja (MUKER) ke-XVIII Tahun 2025 dengan mengusung tema “Penguatan Universitas Djuanda Unggul” pada Sabtu (23/8/2025) di Aula Gedung C UNIDA. Kegiatan ini menjadi forum strategis untuk memperkuat arah kebijakan, menyinergikan program kerja, dan memastikan tercapainya target pengembangan universitas ke depan.
Turut hadir dalam kegiatan ini jajaran pimpinan UNIDA dan Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI), antara lain Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Pro Chancellor UNIDA Dr. Abraham Yazdi Martin, S.H., M.Kn, Ketua Umum YPSPIAI Dr. Nova Monaya, S.H., M.Kn beserta jajaran pimpinan yayasan.
Hadir pula Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, para Wakil Rektor, Ketua Dewan Pengawas Universitas (DPU), Ketua Senat Akademik, para Kepala Badan, Dekan dan Wakil Dekan, para Ketua Program Studi, serta Kepala Biro dan Kepala Bidang di lingkungan UNIDA.
Ketua MUKER XVIII, Dr. Samsuri, S.E., M.M menyampaikan bahwa MUKER XVIII digelar melalui beberapa tahap, mulai dari Pra-Muker I pada 4 Agustus 2025 untuk konsolidasi target dan penyusunan draf RKAT, finalisasi draf dan RAPB pada 5–7 Agustus, pembahasan RKAT dalam Pra-Muker II pada 8 Agustus, finalisasi RKAT, hingga Pleno pada 23 Agustus yang mencakup presentasi RKAT dan penandatanganan kontrak kinerja seluruh unit kerja.
Dr. Samsuri, S.E., M.M kemudian menyampaikan capaian strategis UNIDA dalam periode Rencana Strategis (Renstra) 2022-2026, sekaligus arah pengembangan ke depan. Selain pencapaian di tingkat universitas, Dr. Samsuri, S.E., M.M mengungkapkan bahwa 50 persen program studi di UNIDA telah berhasil meraih akreditasi Unggul. Capaian ini menjadi pijakan penting dalam menyongsong tahap selanjutnya dalam Rencana Induk Pengembangan (RIP).
“Alhamdulillah, pada tahun 2025 Universitas Djuanda resmi meraih akreditasi peringkat Unggul dari BAN-PT dengan Nomor SK 2467/SK/BAN-PT/Ak/PT/VII/2025. Posisi peringkat unggul tingkat nasional ini perlu dijaga, dipertahankan dan diperkuat,” ungkapnya.
MUKER ke-XVIII juga membahas penjabaran indikator Renstra ke dalam indikator Rencana Kerja dan Anggaran Tahunan (RKAT), penyusunan program kerja berbasis kinerja, hingga rencana tindak lanjut yang harus dilaksanakan oleh setiap unit kerja. Dr. Samsuri, S.E., M.M menekankan pentingnya kedisiplinan dalam penyusunan program agar selaras dengan format dan target strategis universitas.
Pada kesempatan yang sama, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menegaskan komitmen penguatan UNIDA Unggul melalui berbagai program strategis yang berorientasi pada pencapaian visi dan misi universitas.
“Penguatan UNIDA Unggul diwujudkan melalui pengembangan Sistem Single Sign-On (SSO) yang mengintegrasikan seluruh sistem akademik dan non-akademik, pengadaan smartclass di setiap fakultas, serta penguatan laboratorium praktikum pada tiap program studi,” jelasnya.
“Kami juga berkomitmen mengembangkan keunggulan setiap program studi agar menjadi rujukan internasional melalui pusat kajian sesuai bidangnya. Selain itu, pengembangan unit bisnis universitas menjadi prioritas untuk mendukung keberlanjutan operasional kampus,” tambahnya.
Sementara itu, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menekankan pentingnya rencana aksi yang terukur dan sistematis untuk menguatkan UNIDA Unggul.
“Rencana aksi yang kita jalankan harus jelas, mencakup beberapa aspek langkah penting. What, yaitu angka dan jumlah yang dibutuhkan dalam rencana aksi. When dan Where, mengenai waktu pelaksanaan dan institusi yang terlibat. Who, siapa saja yang menjadi pelaksana maupun penerima manfaat. How, teknis dan metode yang digunakan. Which, dampak yang diharapkan. Why, alasan dan program yang mendasari rencana aksi. Kesemuanya itu merujuk pada proses untuk mencapai tujuan yang telah ditetapkan,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan prinsip kerja yang menjadi landasan seluruh insan UNIDA.
“Kerja berjamaah, kerja ikhlas, kerja keras dan kerja cerdas. Tulis apa yang akan kamu kerjakan, dan kerjakan apa yang kamu tulis,” tegasnya.