UNIDA Gelar Program Pengajaran Internasional Melalui Inco Project Di Malaysia
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui kerja sama internasional, kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pendidikan inklusif global melalui partisipasi aktif dalam program “Inclusive Education In Co-Teaching Teams” atau INCO Project. Program ini berlangsung dari tanggal 17 Februari hingga 14 Maret 2025 di Cempaka International School, Damansara Heights, Kuala Lumpur, Malaysia.
Mengusung tema “Collaborative Teaching Practicum by Finnish and South East Asian Teacher Education Students,” INCO Project merupakan kegiatan praktik mengajar tahunan yang melibatkan mahasiswa pendidikan guru dari Finlandia, Indonesia, dan Malaysia. Program ini dirancang untuk memperkuat kemampuan pedagogi inklusif dan meningkatkan kolaborasi lintas budaya dalam tim pengajaran bersama.
UNIDA mengirimkan tiga mahasiswi dari Program Studi Pendidikan Guru Sekolah Dasar (PGSD) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG), yakni Shakilla Azzahra, Salma Yuliani, dan Ghina B R, yang turut didampingi oleh Dosen FAIPG yang juga Wakil Rektor III UNIDA, Prof. Dr. Rasmitadila, M.Pd.
Selama program, para peserta terlibat aktif dalam kegiatan observasi, penyusunan rencana pembelajaran berbasis Kurikulum Inti Nasional Finlandia yang disesuaikan dengan konteks lokal Malaysia, serta praktik mengajar langsung. Selain itu, para peserta juga mengikuti sesi refleksi dan evaluasi harian sebagai bagian dari proses peningkatan kualitas mengajar.
Prof. Dr. Rasmitadila menyampaikan bahwa program ini diharapkan menjadi inspirasi dan pembuka jalan bagi mobilitas akademik yang lebih luas di masa mendatang serta memperkuat kapasitas mahasiswa sebagai calon pendidik di tingkat internasional.
“Melalui INCO Project ini, mahasiswa dapat memahami dan mempraktekkan co-teaching dalam kelas inklusif. Program ini juga memperluas jejaring internasional serta memperkuat kolaborasi antara mahasiswa, dosen, dan institusi UNIDA dalam komunitas pendidikan global,” ujarnya.
Salah satu peserta, Salma Yuliani, mengungkapkan bahwa program ini memberikan pengalaman yang sangat berharga karena dapat belajar dan praktik langsung mengenai implementasi Kurikulum Finlandia di kelas yang beragam.