UNIDA Gelar Workshop Reorientasi Kurikulum Program Studi, Perkuat Relevansi Lulusan untuk Hadapi Tantangan Zaman
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran menyelenggarakan Workshop Reorientasi Kurikulum Program Studi pada Jum’at (27/02/2026) di Aula Gedung C UNIDA. Kegiatan workshop yang diikuti oleh pimpinan fakultas, ketua program studi, serta tim pengembang kurikulum ini menghadirkan Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si sebagai narasumber.
Workshop ini merupakan bagian dari komitmen institusi dalam melakukan penyesuaian dan penguatan kurikulum program studi agar selaras dengan perkembangan ilmu pengetahuan, kebutuhan dunia kerja, serta dinamika kebijakan pendidikan tinggi nasional. Reorientasi kurikulum menjadi langkah strategis untuk memastikan lulusan memiliki kompetensi yang adaptif, inovatif, dan berdaya saing.
Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan apresiasi kepada narasumber dan seluruh peserta yang berkomitmen mengikuti kegiatan dengan penuh kesungguhan. Ia menegaskan bahwa kurikulum memiliki peran sentral dalam menentukan arah dan kualitas pendidikan di perguruan tinggi.
“Kurikulum itu adalah kompas. Jika kita tidak memiliki kompas, kita tidak akan mengetahui arah tujuan kita. Karena itu, penyusunan dan reorientasi kurikulum harus dilakukan dengan serius dan penuh tanggung jawab,” ujarnya.
Sementara itu dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ahmad Yani, M.Si menekankan pentingnya penerapan kurikulum berbasis capaian pembelajaran (Outcome-Based Education/OBE) yang terintegrasi dengan kebutuhan industri, perkembangan teknologi, serta penguatan nilai-nilai karakter. Ia juga menyoroti urgensi penyelarasan profil lulusan, struktur mata kuliah, serta metode pembelajaran yang mendorong kemampuan berpikir kritis (critical thinking), pemecahan masalah (problem solving), dan kolaborasi.
“Reorientasi kurikulum bukan sekadar perubahan dokumen, tetapi transformasi cara pandang dalam menyiapkan lulusan yang relevan dengan tantangan zaman,” ungkapnya.
Selain sesi pemaparan materi, kegiatan ini juga menjadi forum diskusi aktif antarprogram studi untuk mengevaluasi kurikulum yang berjalan, mengidentifikasi kebutuhan pembaruan, serta merumuskan strategi implementasi yang terukur dan berkelanjutan. Melalui forum ini, setiap program studi diharapkan mampu menyusun kurikulum yang responsif terhadap kebijakan nasional, perkembangan global, serta kebutuhan masyarakat.