[email protected] 0251-8240773
Prestasi

UNIDA Kembali Raih Prestasi, Kedua Kalinya Masuk dalam PTS Kluster 1.1 Nasional Berdasarkan Penilaian IKU

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali mencatatkan prestasi membanggakan dengan berhasil masuk ke dalam Perguruan Tinggi Swasta (PTS) Kluster 1.1 untuk kedua kalinya berdasarkan penilaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Tahun 2023. Pencapaian ini menempatkan UNIDA dalam jajaran perguruan tinggi terbaik di Indonesia, mengingat hanya 138 perguruan tinggi se-Indonesia yang berhasil masuk dalam kluster tersebut.

Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan rasa syukur dan bangga atas raihan ini. Ia menekankan bahwa pencapaian ini tidak lepas dari kerja sama seluruh insan UNIDA yang saling mendukung satu sama lain dalam upaya mewujudkan visi UNIDA sebagai institusi pendidikan tinggi yang unggul.

"Alhamdulillah, pencapaian ini merupakan hasil kerja keras seluruh insan UNIDA dalam mempertahankan dan meningkatkan kualitas menuju perguruan tinggi unggul. Prestasi ini juga kembali semakin mengukuhkan posisi UNIDA sebagai salah satu perguruan tinggi swasta terbaik di Indonesia,” ungkapnya.

Wakil Rektor I UNIDA Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H turut mengungkapkan bahwa keberhasilan UNIDA dalam meraih nilai IKU di atas 76 tidak hanya membuktikan konsistensi kinerja institusi, tetapi juga membuka peluang untuk mendapatkan Hibah Bantuan Inovasi Pembelajaran. Hibah tersebut menyediakan pendanaan maksimal sebesar Rp 400.000.000 yang dapat dimanfaatkan untuk pengadaan perangkat penunjang riset inovasi pembelajaran. 

Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H berharap prestasi ini dapat semakin mendorong UNIDA untuk terus berinovasi dalam pengembangan metode pembelajaran dan peningkatan kualitas pendidikan demi menghasilkan lulusan unggul yang berkompeten dan berdaya saing.

"Tentu kami berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan pelayanan kepada mahasiswa. Prestasi ini menjadi motivasi bagi kami untuk mengembangkan berbagai program-program pembelajaran yang lebih inovatif," ujarnya.