[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Kukuhkan 405 Lulusan pada Wisuda ke-53, Lahirkan Generasi Unggul Berkarakter Tauhid

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali melahirkan generasi baru yang siap berkontribusi bagi masyarakat dan bangsa. Sebanyak 405 wisudawan dan wisudawati resmi dikukuhkan dalam Sidang Terbuka Senat Akademik Wisuda Sarjana dan Pascasarjana ke-53 Semester Genap Tahun Akademik 2025/2026 yang berlangsung di Puri Begawan, Bogor, Selasa (9/6/2026).

Para lulusan tersebut terdiri atas 345 lulusan Program Sarjana (S1) dan 60 lulusan Program Pascasarjana (S2). Prosesi wisuda menjadi penanda keberhasilan UNIDA dalam menjalankan komitmennya mencetak lulusan unggul, berdaya saing, serta berakhlakul karimah.

Ketua Senat Akademik UNIDA, Prof. Dr. Hj. Endeh Suhartini, S.H., M.H mengemukakan bahwa para wisudawan berasal dari berbagai fakultas dan program studi di lingkungan UNIDA. Sebanyak 63 lulusan berasal dari Fakultas Pertanian, 34 lulusan Fakultas Ilmu Pangan Halal, 64 lulusan Fakultas Ekonomi dan Bisnis, 69 lulusan Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, 26 lulusan Fakultas Hukum, 73 lulusan Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru, 16 lulusan Fakultas Ilmu Komputer, serta 60 lulusan dari Sekolah Pascasarjana.

Prestasi akademik para lulusan turut menjadi catatan membanggakan. Wisudawan Program Sarjana meraih rata-rata Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) 3,80 dengan IPK tertinggi 4,00. Sementara itu, wisudawan Program Pascasarjana mencatat rata-rata IPK 3,89 dengan capaian tertinggi 4,00.

Keistimewaan Wisuda ke-53 juga terlihat dari kehadiran 40 wisudawan yang berasal dari kalangan aparatur sipil negara (ASN) dari berbagai perangkat daerah di Pemerintah Kota Bogor, Kabupaten Bogor, serta instansi lainnya.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan apresiasi dan kebanggaannya kepada seluruh wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dengan baik.

“Hari ini Anda sekalian melihat langit cerah di kampus kita karena akan menyambut 405 bintang baru yang siap menerangi negeri. Anda sekalian adalah bukti nyata dari perjalanan panjang penuh dedikasi dan keberkahan,” ujarnya.

Ia mengingatkan bahwa para lulusan akan menghadapi berbagai tantangan global yang semakin kompleks, mulai dari disrupsi teknologi hingga perubahan iklim. Karena itu, menurutnya, kompetensi akademik harus berjalan beriringan dengan integritas dan nilai-nilai kemanusiaan.

“Jadilah ahli di bidang Anda masing-masing. Tetapi jangan pernah lupa untuk menebar manfaat, bukan hanya untuk bangsa ini, melainkan juga untuk kemanusiaan secara universal. Berpegang teguhlah kepada Al-Qur’an dan sunah. Insyaallah Anda sukses dalam karir, sukses profesi, dan sukses dunia serta akhirat,” pesannya.

Sementara itu, Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. Raden Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I mengingatkan para lulusan agar menjadikan ilmu pengetahuan dan keterampilan yang diperoleh selama masa studi sebagai sarana untuk memberikan manfaat bagi masyarakat.

“Tanamkan dalam dirimu, pelihara dan amalkan nilai-nilai karakter tauhid. Berusahalah menjadi hamba Allah yang terbaik, yang cageur, bageur, bener, pinter, dan singer. Dengan demikian kehadiranmu sebagai alumni Universitas Djuanda akan selalu menghadirkan keharmonisan, kedamaian, dan kebermanfaatan di tengah masyarakat,” pesannya.

Prof. Dr. Hj. Raden Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I juga mengajak para alumni untuk tetap menjaga hubungan dengan almamater dan menjadikan UNIDA sebagai rumah yang selalu terbuka bagi para lulusannya.

“Kami akan selalu hadir untuk menerangi saat engkau berada dalam kegelapan dan memberimu arah ketika engkau tersesat. Karena Universitas Djuanda adalah rumah yang selalu menghendaki para alumninya menjadi generasi terbaik bangsa dan tanah air,” katanya.

Turut hadir dalam Wisuda ke-53 UNIDA, Kepala LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, Dr. Lukman, S.T., M.Hum. Dalam sambutannya, ia menyampaikan apresiasi atas capaian UNIDA yang berhasil meraih predikat Akreditasi Unggul, sebuah pencapaian yang menempatkan UNIDA di jajaran perguruan tinggi terbaik di wilayah Jawa Barat dan Banten.

Menurutnya, dari 416 perguruan tinggi yang berada di bawah pembinaan LLDIKTI Wilayah IV Jawa Barat dan Banten, hanya 19 perguruan tinggi yang berhasil memperoleh predikat Akreditasi Unggul. UNIDA menjadi salah satu di antaranya.

Dr. Lukman, S.T., M.Hum menegaskan bahwa capaian institusi harus diiringi dengan kesiapan para lulusan dalam menghadapi perubahan global yang berlangsung sangat cepat, terutama akibat perkembangan teknologi dan kecerdasan buatan (artificial intelligence atau AI).

Lebih lanjut, Dr. Lukman, S.T., M.Hum mengajak para wisudawan untuk menjadi generasi yang adaptif, inovatif, dan mampu memberikan solusi bagi berbagai persoalan masyarakat. Ia merangkum karakter yang perlu dimiliki lulusan masa depan dalam konsep J.A.G.O, yakni Jejaring (Networking), Adaptif, Gesit (Agile), serta Orisinal dan Otentik.

“Jadilah lulusan yang tidak hanya mencari pekerjaan, tetapi mampu menciptakan solusi. Ide hebat tanpa eksekusi hanyalah ilusi,” tegasnya.

Dalam rangkaian Wisuda ke-53 tersebut, para wisudawan juga mendapatkan orasi ilmiah dari Direktur Kelembagaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia, Prof. Dr. Mukhamad Najib, S.TP., M.M.

Dalam orasinya, Prof. Najib menyampaikan apresiasi kepada para lulusan yang berhasil menyelesaikan pendidikan di UNIDA, perguruan tinggi yang telah membuktikan komitmennya terhadap mutu melalui capaian Akreditasi Unggul.

“Hari ini Saudara lulus dari perguruan tinggi yang telah menunjukkan komitmennya terhadap mutu pendidikan. Akreditasi Unggul yang diraih Universitas Djuanda merupakan bukti bahwa proses pendidikan yang Saudara jalani telah memenuhi standar kualitas terbaik,” ujarnya.

Menurut Prof. Najib, pencapaian akademik yang diraih para wisudawan harus menjadi modal untuk terus berkembang dan memberikan kontribusi nyata bagi masyarakat. Ia mengingatkan bahwa dunia kerja dan kehidupan sosial saat ini membutuhkan individu yang mampu belajar sepanjang hayat, beradaptasi dengan perubahan, serta menghadirkan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi bangsa.

“Jadilah pribadi yang membawa manfaat di mana pun berada. Bangun reputasi melalui karya, jaga integritas dalam setiap langkah, dan teruslah memberi kontribusi terbaik bagi masyarakat, bangsa, dan negara,” pesannya.