UNIDA Laksanakan FGD Pengembangan Instrumen untuk Tingkatkan Kualitas Program RPL
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran (Dikjar) menggelar Focus Group Discussion (FGD) untuk pengembangan instrumen Rekognisi Pembelajaran Lampau (RPL) pada Kamis, 14 November 2024. Kegiatan yang diselenggarakan di Ruang Rapat Fakultas Hukum (FH) UNIDA ini merupakan tindak lanjut dari program pelatihan RPL sebelumnya.
FGD dihadiri oleh jajaran pimpinan universitas, termasuk Kepala Biro DIKJAR Dr. La Ode Amril, M.Pd, Direktur Direktorat Institusional Marketing Arti Yoesdiarti, S.P., M.M, Kepala Badan Digitalisasi Knowlage and Management Dede Jaenudin, S.E., M.A.P, Kepala Bidang PMB Yusup Bahrul Ulum, S.P., M.Si, serta para Ketua Program Studi di lingkungan UNIDA.
Dalam sambutannya, Dr. La Ode Amril, M.Pd selaku Kepala Biro DIKJAR menekankan pentingnya pembenahan struktur RPL di UNIDA.
"Sebagai institusi yang baru mengimplementasikan Program RPL, kami perlu mempersiapkan berbagai dokumen pendukung. FGD ini merupakan kelanjutan dari pertemuan sebelumnya dengan perwakilan LLDIKTI yang membina program RPL di tingkat universitas," jelasnya.
Lebih lanjut, Dr. Amril menjelaskan fokus pengembangan mencakup beberapa aspek utama yakni, sistem digital RPL, hingga mekanisme pendaftaran.
"Kami sedang menyiapkan dokumen penting seperti Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) Prodi dan buku panduan pelaksanaan RPL tingkat prodi. Hal ini akan memudahkan mahasiswa mengidentifikasi mata kuliah yang dapat diakui melalui program RPL," tambahnya.
Setelah sambutan, acara dilanjutkan dengan pemaparan panduan program RPL oleh Kepala Bagian RPL dan Kurikulum, Fariska Susandra SE., M.Sc. Pemaparan ini bertujuan memberikan pemahaman lebih mendalam tentang implementasi program RPL di tingkat program studi.