UNIDA Sambut Asesor BAN-PT untuk Asesmen Prodi Akuakultur, Teguhkan Komitmen Jaga dan Tingkatkan Kualitas
Program Studi Akuakultur Fakultas Pertanian (FAPERTA), Universitas Djuanda (UNIDA) menerima kunjungan Asesmen Lapangan (AL) dari Badan Akreditasi Nasional Perguruan Tinggi (BAN-PT) pada Senin–Selasa, 21–22 Juli 2025.
Kegiatan ini dibuka secara resmi di Ruang ATJ UNIDA dan dihadiri oleh Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Rektor UNIDA Assoc. Prof. Dr. Hj. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pendidikan Islam Amaliyah Indonesia (YPSPIAI) Dr. Nova Monaya, S.H., M.Kn, Dekan FAPERTA Dr. Ir. Himmatul Miftah, M.Si, beserta jajaran pimpinan universitas serta para asesor BAN-PT, yaitu Prof. Ir. Muhammad Iqbal Djawad, M.Sc., Ph.D, dan Prof. Dr. Ir. Johannes Hutabarat, M.Sc.
Dalam sambutannya, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan bahwa pelaksanaan asesmen ini merupakan momen penting yang mendapat dukungan penuh dari segenap unsur pimpinan universitas.
“Program Studi Akuakultur telah menyiapkan diri secara optimal. Kehadiran Majelis Tinggi Universitas, mulai dari Chancellor, Rektor, Ketua Umum Yayasan, Ketua Senat, Ketua DPU, hingga para dekan, menunjukkan komitmen dan dukungan penuh terhadap proses asesmen ini,” ujarnya.
Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menambahkan bahwa asesmen lapangan ini merupakan tahapan yang telah dinantikan setelah pengunggahan dokumen borang sekitar delapan bulan lalu.
“Kami telah mengundang mahasiswa dan alumni untuk turut memberikan keterangan dalam proses asesmen ini. Kami siap memberikan informasi secara terbuka dan menerima setiap masukan serta koreksi yang disampaikan oleh tim asesor,” ungkapnya.
Sementara itu, Prof. Muhammad Iqbal Djawad menyampaikan kekagumannya terhadap nilai-nilai luhur yang terkandung dalam himne UNIDA dan keterkaitannya dengan sejarah perjuangan Deklarasi Djuanda.
“Himne UNIDA memuat tiga nilai utama, mentaqwakan manusia, menuntut ilmu, dan menjadi khalifah, selaras dengan tiga pilar pendidikan tinggi. Lagu ini begitu indah dan sarat makna,” tuturnya.
Sementara itu, Prof. Dr. Ir. Johannes Hutabarat menekankan prinsip utama dalam asesmen BAN-PT, yakni konsistensi antara dokumen dan implementasi.
“Prinsip kami sederhana, tulis apa yang kamu lakukan, lakukan apa yang kamu tulis. Kami ingin semua berjalan baik demi kebaikan bersama. Semoga asesmen ini membawa manfaat bagi Prodi Akuakultur, para asesor, dan UNIDA secara keseluruhan,” pungkasnya.