UNIDA Selenggarakan Talent Scouting, Telusuri Kader Potensial Djuanda Reborn
Guna memetakan potensi para dosen
muda yang tergabung dalam “Djuanda Reborn”,
Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan talent scouting pada Sabtu (26/11/2022) di Aula Gedung C Kampus
UNIDA dengan menghadirkan psikolog dari Biro Psikologi Rumah Cinta, Retno
Lelyani Dewi, S.Psi, M.Pd. Turut hadir dalam kegiatan talent scouting, Chancellor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H
beserta Wakil Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliyah Djuanda (YPSPIAI) Dr. Hj.
R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I.
Chancellor UNIDA Dr. H. Martin
Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menuturkan, talent scouting diperlukan sebagai upaya pemetaan potensi diri apa
yang dimiliki oleh para dosen muda di UNIDA. Hal ini sangat penting mengingat
regenerasi merupakan keharusan yang perlu dipersiapkan agar menghindari
kegagalan keberlanjutan kepemimpinan. Oleh karena itu, diharapkan para peserta talent scouting dapat mengikuti program
ini dengan baik untuk mendapatkan hasil yang sesuai potensi diri masing-masing.
“Alhamdulillah
pada pagi hari ini kita bisa berkumpul di sini untuk talent scouting, jadi lebih kepada melihat potensi diri apa yang
dimiliki oleh para anak muda di UNIDA yang diharapkan menjadi pewaris masa
depan UNIDA,” tutur Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H.
“Saya mau Anda mengenal diri sendiri. Tidak hanya sekedar tes, isi kuisioner. Sehingga dengan begitu dapat terlihat bagaimana potensinya. Jangan khawatir, ini tujuannya untuk memetakan, kekuatan Anda dimana, kelemahannya dimana. Sehingga akhirnya kita bisa bersama, saling mengisi,” sambungnya.
Senada dengan hal tersebut, Dr. Hj. R. Siti Pupu
Fauziah, M.Pd.I Wakil Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliyah Djuanda (YPSPIAI) mengatakan,
hasil tes diharapkan dapat menghasilkan data yang akurat berkaitan dengan kesesuaian
posisi sesuai dengan potensinya.
“Terima kasih kepada para peserta yang mengikuti
proses tes pada kali ini, ini mudah-mudahan bisa menjawab pertanyaan kami, sehingga
kami mempunyai data yang akurat mengenai posisi mana yang paling tepat untuk
Bapak dan Ibu semua. Semua hasilnya inshaAllah
baik, karena masing-masing orang itu diberikan Allah SWT keistimewaan. Lalu tinggal
bagaimana kami bisa menempatkan Bapak dan ibu sekalian tepat dan pas. Dengan demikian,
diharapkan meningkatkan kinerja untuk lebih optimal. Sekali lagi terima kasih banyak,
mudah-mudahan Allah memberikan jalan bagi kita semua untuk dapat berjuang
memajukan UNIDA,” ujar Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I pada saat
memberikan closing statement.