UNIDA Sosialisasikan KAK Peninjauan Kurikulum, Tegaskan Arah Kurikulum Unggul Berbasis Nilai Tauhid dan Kebutuhan Global
Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan Sosialisasi Kerangka Acuan Kerja (KAK) Peninjauan Kurikulum sebagai upaya strategis dalam meningkatkan kualitas pendidikan dan memastikan relevansi kurikulum dengan kebutuhan zaman pada Senin, 13 April 2026 melalui platform Zoom Cloud Meeting. Kegiatan ini diikuti oleh pimpinan fakultas, program studi, serta tim pengembang kurikulum di lingkungan UNIDA.
Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman komprehensif terkait mekanisme, tahapan, serta standar dalam proses peninjauan kurikulum yang berbasis pada kebutuhan stakeholder, perkembangan ilmu pengetahuan, dan tuntutan dunia kerja.
Dalam sambutannya, Wakil Rektor I UNIDA, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menegaskan bahwa peninjauan kurikulum merupakan langkah penting yang harus dilakukan secara berkala guna menjaga mutu lulusan, terlebih UNIDA saat ini telah meraih predikat unggul.
“Sebagai perguruan tinggi yang telah berstatus unggul, ini menjadi titik tolak untuk melangkah lebih jauh menuju pengakuan di kancah internasional. Salah satu kunci utamanya adalah kurikulum yang adaptif, relevan, dan berdaya saing global,” ujarnya.
Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menambahkan bahwa kurikulum harus mampu mengakomodasi perkembangan global tanpa meninggalkan jati diri institusi.
“Kita harus mampu menghadirkan kurikulum yang tidak hanya mengikuti perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi dunia, tetapi juga tetap berlandaskan nilai-nilai ketauhidan yang menjadi ciri khas UNIDA. Dengan demikian, lulusan kita tidak hanya kompeten secara akademik, tetapi juga memiliki karakter yang kuat,” tambahnya.
Lebih lanjut, dalam paparannya, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menjelaskan, KAK Peninjauan Kurikulum menjadi panduan utama dalam menyusun dokumen kurikulum yang sistematis dan terarah, mulai dari analisis kebutuhan, penyesuaian capaian pembelajaran lulusan (CPL), hingga integrasi soft skills dan karakter dalam setiap mata kuliah.
Dalam hal ini, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H mengemukakan bahwa terdapat lima poin utama sebagai dasar penguatan kurikulum di UNIDA, yaitu implementasi karakter tauhid melalui 21 nilai karakter yang terukur, pemutakhiran struktur kurikulum yang adaptif terhadap perkembangan teknologi, penguatan konsep link and match dengan dunia kerja, integrasi isu kontemporer seperti kewirausahaan dan literasi digital, serta optimalisasi mutu melalui penguatan standar proses dan capaian pembelajaran.
Pada kesempatan yang sama, Kepala Biro Sistem Pembelajaran dan Pendidikan Tauhid, Dr. Syukri Indra, S.Pd.I., M.Pd.I turut memaparkan terkait template Capaian Pembelajaran Lulusan (CPL) serta teknik pengisiannya yang tepat.
Dr. Syukri Indra, S.Pd.I., M.Pd.I menjelaskan bahwa penyusunan CPL harus mengacu pada standar nasional pendidikan tinggi dengan memperhatikan keselarasan antara profil lulusan, bahan kajian, hingga mata kuliah pendukung.
“Template CPL yang digunakan harus mampu menggambarkan kompetensi lulusan secara utuh, baik dari aspek sikap, pengetahuan, keterampilan umum, maupun keterampilan khusus. Pengisiannya pun harus spesifik, terukur, dan selaras dengan kebutuhan program studi serta dunia kerja,” jelasnya.
Dr. Syukri Indra, S.Pd.I., M.Pd.I juga menekankan pentingnya konsistensi dalam merumuskan kata kerja operasional agar CPL dapat diturunkan secara sistematis ke dalam Rencana Pembelajaran Semester (RPS) dan proses evaluasi pembelajaran. Dengan demikian, implementasi kurikulum dapat berjalan efektif dan terukur.
Kegiatan ini berlangsung secara interaktif dengan adanya sesi diskusi dan tanya jawab, di mana para peserta dapat berbagi pengalaman serta tantangan dalam pengembangan kurikulum di masing-masing program studi.