[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Sosialisasikan Program Magang Berdampak 2025, Dorong Mahasiswa Tingkatkan Kompetensi Hadapi Dunia Industri

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) menyelenggarakan kegiatan Sosialisasi Program Magang Berdampak 2025 secara daring pada Selasa (24/6/2025). Kegiatan ini menghadirkan Kepala Biro DIKJAR Dr. La Ode Amril, M.Pd. dan Kepala MBKM UNIDA Resti Yektyastuti, M.Pd. sebagai narasumber utama.

Mewakili Rektor UNIDA, Wakil Rektor I Bidang Akademik Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H. dalam sambutannya menekankan pentingnya kesiapan administrasi dan akademik mahasiswa untuk mengikuti program ini. Ia mengimbau mahasiswa dan dosen untuk memastikan data administrasi sebagai persyaratan keikutsertaan program tersebut telah sesuai.

“UNIDA mendorong seluruh mahasiswa untuk memanfaatkan kesempatan Magang Berdampak ini sebagai bagian dari penguatan kompetensi dan pengalaman praktis yang relevan dengan dunia kerja,” ujarnya.

Dalam pemaparannya, Dr. La Ode Amril, M.Pd menjelaskan bahwa program Magang Berdampak memiliki karakteristik berbasis proyek, di mana mahasiswa akan mengerjakan proyek-proyek nyata yang diberikan oleh perusahaan mitra. Program ini juga bersifat kolaboratif dan lintas disiplin, sehingga mahasiswa dari berbagai latar belakang pendidikan dapat berpartisipasi selama memenuhi persyaratan yang ditetapkan.

"Program ini berorientasi pada penguatan kompetensi yang relevan dengan kebutuhan dunia kerja. Kata kunci utamanya adalah memberikan mahasiswa kompetensi sesuai dengan tuntutan industri," ujarnya.

Dr. La Ode Amril, M.Pd juga menyampaikan bahwa Program Magang Berdampak ini merupakan kelanjutan dari program MBKM yang terbukti memberikan dampak positif tinggi, terutama dalam hal penyerapan tenaga kerja. Banyak mahasiswa yang mengikuti program serupa sebelumnya langsung ditawari bekerja di perusahaan tempat magang bahkan sebelum lulus.

Sementara itu, Resti Yektyastuti, M.Pd menjelaskan bahwa pendaftaran dapat dilakukan melalui platform simbelmawa.kemdikbud.go.id/magang.

"Platform ini user-friendly dan menyediakan berbagai lowongan magang dari berbagai perusahaan dan lembaga pemerintah di seluruh Indonesia," jelasnya.

Resti Yektyastuti, M.Pd mengemukakan, konversi SKS Program magang ini dapat dikonversi maksimal 12 SKS sesuai dengan capaian pembelajaran yang telah ditetapkan. Mahasiswa wajib berkoordinasi dengan ketua program studi dan pembimbing akademik sebelum memilih tempat magang.

“Program Magang Berdampak 2025 ini diharapkan dapat meningkatkan kompetensi mahasiswa sesuai kebutuhan dunia kerja dan memberikan pengalaman praktis yang berharga bagi masa depan karir mereka,” ungkapnya.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai Program Magang Berdampak 2025, mahasiswa dan dosen dapat bergabung dalam grup khusus yang telah dibentuk atau menghubungi Biro DIKJAR UNIDA.