UNIDA Supervisi Program Beasiswa KIP-K, Pastikan Manfaat dan Tepat Sasaran bagi Mahasiswa
Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Biro Kemahasiswaan dan Alumni (BKA) melaksanakan kegiatan Supervisi Beasiswa Kartu Indonesia Pintar-Kuliah (KIP-K) bersama Lembaga Layanan Pendidikan Tinggi (LLDIKTI) Wilayah IV Jawa Barat-Banten. Acara ini berlangsung di Ruang 501, Gedung B UNIDA, pada Sabtu, 4 Januari 2024, dengan tujuan memastikan efektivitas pelaksanaan program KIP-K di lingkungan UNIDA.
Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala Bagian Beasiswa UNIDA, Agung Tri Utomo, S.E, beserta mahasiswa penerima beasiswa KIP-K tahun 2024. Dalam sambutannya, Agung Tri Utomo, S.E menyampaikan pentingnya kegiatan supervisi untuk menjamin bahwa program beasiswa KIP-K berjalan sesuai dengan kebijakan yang telah ditetapkan pemerintah.
“Kegiatan supervisi dari LLDIKTI ini digunakan untuk monitoring dan memastikan pelayanan serta penyaluran dana living cost sesuai dengan aturan dan kebijakan pemerintah. Selain itu, kegiatan ini juga bertujuan untuk memastikan bahwa dana living cost yang diterima mahasiswa digunakan untuk kebutuhan yang relevan dengan kegiatan perkuliahan,” ungkap Agung Tri Utomo.
Agung Tri Utomo, S.E menambahkan, UNIDA sebagai salah satu perguruan tinggi yang mendukung program KIP-K, terus berkomitmen untuk memastikan bahwa mahasiswa yang berhak menerima manfaat beasiswa ini dapat memperoleh layanan terbaik.
“Dengan adanya supervisi rutin seperti ini, diharapkan program KIP-K dapat terus berjalan secara transparan dan akuntabel, sejalan dengan visi pemerintah untuk meningkatkan akses pendidikan tinggi bagi seluruh masyarakat Indonesia,” tambahnya.
Supervisi ini mencakup berbagai aspek, termasuk pemantauan administratif dan diskusi dengan para mahasiswa penerima beasiswa untuk mengetahui kendala yang mahasiswa penerima beasiswa KIP-K hadapi.
Kegiatan ini mendapat respons positif dari mahasiswa penerima beasiswa. Salah satu penerima beasiswa, Muhamad Adrian Maulana, mahasiswa Program Studi Manajemen Pendidikan Islam (MPI) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG), menyatakan rasa terima kasihnya atas kegiatan supervisi ini.
“Saya merasa sangat terbantu dengan adanya program beasiswa KIP-K ini, terutama untuk menunjang kebutuhan akademik saya. Melalui kegiatan supervisi ini, saya juga dapat lebih memahami tanggung jawab dalam penggunaan dana beasiswa agar sesuai dengan tujuan program. Saya sangat mengapresiasi perhatian yang diberikan oleh UNIDA dan LLDIKTI IV kepada kami sebagai mahasiswa penerima beasiswa program KIP-K,” ujar Adrian.