Wakil Rektor II UNIDA Raih Penghargaan Tokoh Suara dan Aksi Perempuan Pelapor (SIAP) Bidang Pintar dari Pemkab Cianjur
Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menorehkan prestasi membanggakan. Wakil Rektor II UNIDA, Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H meraih penghargaan sebagai Tokoh Suara dan Aksi Perempuan Pelapor (SIAP) Bidang Pintar pada perayaan Hari Perempuan Internasional yang diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Cianjur, pada Jum’at (15/8/2025).
Penghargaan tersebut diberikan langsung oleh Bupati Cianjur, dr. Mohammad Wahyu Ferdian, sebagai bentuk apresiasi atas dedikasi dan kontribusi Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H dalam mendorong peran perempuan, khususnya di bidang pendidikan, intelektual, serta pemberdayaan masyarakat.
Chancellor, Rektor, dan segenap keluarga besar UNIDA turut menyampaikan rasa syukur dan bangga atas capaian yang diraih oleh Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H tersebut. Prestasi ini dinilai sejalan dengan visi UNIDA sebagai kampus unggul yang berkomitmen melahirkan insan cendekia berkarakter tauhid, serta berperan aktif dalam menguatkan peran strategis perempuan di berbagai bidang pembangunan.
Dalam kesempatan tersebut, Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H menyampaikan rasa terima kasih atas penghargaan yang diterimanya.
“Alhamdulillah, penghargaan ini saya persembahkan untuk seluruh perempuan hebat yang terus berjuang, berkarya, dan menginspirasi. Semoga pencapaian ini dapat menjadi motivasi bersama untuk memperkuat peran perempuan, khususnya dalam bidang pendidikan dan pemberdayaan masyarakat,” ungkapnya.
Lebih lanjut, Prof. Dr. Hj. Henny Nuraeny, S.H., M.H menambahkan bahwa kiprahnya dalam isu perlindungan perempuan bukan hal baru.
“Sejak tahun 2007, saya aktif sebagai pegiat dan aktivis Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO) di Kabupaten Cianjur, serta beberapa kali menerima hibah penelitian dari Dikti terkait isu tersebut. Hingga saat ini, kepedulian saya terhadap TPPO tidak terbatas di Kabupaten Cianjur, melainkan juga di tingkat nasional, yang dibuktikan dengan keterlibatan sebagai ahli dalam sejumlah kasus TPPO di berbagai wilayah hukum di Indonesia,” jelasnya.
Acara perayaan Hari Perempuan di Kabupaten Cianjur dihadiri oleh berbagai tokoh perempuan inspiratif, organisasi masyarakat, serta jajaran Pemerintah Daerah. Momentum ini diharapkan dapat memperkuat sinergi dan kolaborasi dalam memperjuangkan hak, kesempatan, dan pemberdayaan perempuan di Indonesia.