Wisuda ke-52, Chancellor UNIDA: Jadilah Profesional yang Handal, Namun Tetap Rendah Hati dan Peduli
Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan Sidang Senat Akademik Luar Bisa dalam rangka Pengukuhan Guru Besar Teknologi dan Produksi Ternak Fakultas Pertanian Prof. Dr. Ir. Anggraeni, M.Si sekaligus Wisuda ke-52 Sarjana dan Sekolah Pascasarjana Semester Ganjil Tahun Akademik 2025/2026 pada pada Rabu (22/10/2025) di Puri Begawan, Bogor.
Dalam kesempatan ini, Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menyampaikan pesan inspiratif bagi para wisudawan/wisudawati.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H membuka pesannya dengan rasa syukur dan apresiasi kepada seluruh insan UNIDA, pimpinan universitas, serta para orang tua dan keluarga wisudawan yang hadir. Ia menekankan bahwa keberhasilan para lulusan merupakan buah dari kerja keras, doa, dan kolaborasi semua pihak yang telah membersamai perjalanan pendidikan di UNIDA.
“Hari ini adalah hari Anda sekalian. Langit kampus kita cerah, menyambut 536 bintang baru yang siap menerangi negeri. Anda semua adalah bukti nyata dari perjalanan panjang yang penuh dedikasi,” ujarnya.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan, predikat Akreditasi Unggul yang kini disandang UNIDA bukan sekadar label institusi, melainkan hasil kerja keras dan komitmen kolektif untuk memastikan ilmu yang ditransformasikan kepada mahasiswa berpijak pada fondasi tauhid. Ia mengutip ayat Al-Qur’an, “Wa qul rabbi zidni ilma” — “Ya Tuhanku, tambahkanlah ilmu kepadaku” (QS. Thaha: 114) sebagai pengingat agar seluruh lulusan tidak berhenti menuntut ilmu di mana pun mereka berada.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H kemudian menyoroti tantangan besar yang menanti di luar kampus, mulai dari disrupsi teknologi, perubahan iklim, hingga dinamika sosial yang kompleks. Menurutnya, tantangan tersebut menuntut kemampuan berpikir kritis, kreativitas, dan empati sosial.
“Dunia di luar sana membutuhkan solusi yang tidak hanya cerdas, tetapi juga berintegritas dan berhati lembut,” pesannya.
Ia mengingatkan bahwa nilai-nilai Lima Kecerdasan dan 21 Karakter Bertauhid yang telah ditanamkan selama masa studi harus menjadi bekal utama para lulusan dalam berkarya. Mengutip hadis Rasulullah SAW, “Sebaik-baik manusia adalah yang paling bermanfaat bagi manusia lain,” Chancellor mengajak para lulusan untuk menjadi insan yang bermanfaat bagi masyarakat.
“Jadilah ahli di bidang kalian, tapi jangan pernah lupa untuk menebar manfaat. Jadilah profesional yang handal, namun tetaplah menjadi pribadi yang rendah hati dan peduli,” katanya.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H juga menyampaikan berbagai capaian strategis UNIDA. Seluruh program studi di UNIDA kini telah terakreditasi, dengan 12 program studi meraih predikat Unggul. Ia menyebut pencapaian ini sebagai hasil nyata dari sinergi antara pimpinan universitas, dosen, tenaga kependidikan, dan mahasiswa.
Selain peningkatan mutu akademik, UNIDA juga memperluas jenjang pendidikan dengan membuka Program Magister Manajemen, Magister Pendidikan Dasar, serta Program Doktor Ilmu Hukum. Penguatan ini, menurutnya, menjadi langkah penting dalam membangun kultur akademik yang unggul dan berorientasi pada riset.
“Transformasi ini juga didukung dengan reformasi tata kelola di lingkungan Perguruan Tinggi UAM serta kepemimpinan baru Yayasan yang semakin memperkuat arah pengembangan UNIDA,” jelasnya.
Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menambahkan, UNIDA kini terus memperluas kolaborasi dengan berbagai institusi pendidikan mancanegara serta mengembangkan Perpustakaan UNIDA bertaraf unggul sebagai pusat pengetahuan dan literasi global. Ke depan, UNIDA akan bertransformasi menjadi Center of Health and Wellness, sebuah pusat pengembangan kecerdasan dan kesehatan holistik.
“Center of Health and Wellness bukan hanya berfokus pada aspek kesehatan fisik, tetapi juga membangun health cere, kecerdasan dan kesadaran manusia untuk menjadi individu yang sehat lahir dan batin,” ungkapnya.
Menutup pesannya, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menegaskan bahwa para wisudawan kini menjadi duta UNIDA yang membawa nilai-nilai ilmu, iman, dan karakter tauhid di tengah masyarakat.
“Terbanglah setinggi-tingginya, jelajahi samudera luas kehidupan. Tapi ingat, kampus ini akan selalu menjadi rumah yang dengan bangga menyambut kalian pulang,” tutupnya.