Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda dan UNIDA Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Al-Mashum Mardiyah Cianjur
Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda dan Universitas Djuanda (UNIDA) menerima kunjungan Yayasan Al-Mashum Mardiyah, Cianjur, pada Rabu (08/02/2023). Tim delegasi Yayasan Al-Mashum Mardiyah yang dipimpin oleh H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak selaku Ketua Yayasan diterima langsung oleh Dr. Bambang Widjojanto, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda, di Ruang Rapat Senat, Kampus UNIDA.
Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Pengasuh PP
MABIT UNIDA H. Muhammad Syafi’i, S.H, Pimpinan PP MABIT UNIDA Dr. H. Sudiman
Sihotang, S.H., M.H, para pimpinan Yayasan, Sekretaris Universitas serta
jajaran pimpinan unit kerja lainnya di lingkungan UNIDA.
Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr.
Bambang Widjojanto dalam sambutannya menuturkan bahwasanya ada beberapa hal
dari kunjungan ini yang menjadi titik temu, salah satu diantaranya ialah
terbangunnya jalinan silaturahmi lebih erat antara Yayasan Pendidikan Amaliah
Djuanda, UNIDA, dan Yayasan Al-Mashum
Mardiyah.
“Kami
menyambut baik kedatangan Yayasan Al-Mashum Mardiyah. Pertama, tentu kami ingin melebarkan sayap, dalam arti kami ingin memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. Kedua, salah satu
tridarma perguruan tinggi antara lain mengharuskan adanya Pengabdian kepada
Masyarakat. Ini menjadi hal kunci apakah universitas ikut menjadi bagian dalam
menyejahterakan umat. Ada cukup banyak program pengabdian
yang
sedang dikembangkan UNIDA,
seperti Citeko Tahfizh Camp. Ini bukan
hanya untuk UNIDA, tetapi untuk masyarakat luas dengan dibangun
bisnis ekosistemnya,”
tuturnya.
Dr. Bambang Widjojanto menambahkan, selain hal
tersebut diperlukan juga sebuah kerja sama kedua lembaga sebagai tanda resmi yang
kemudian menjadi dasar untuk dapat dijalankan bersama. Salah satu ukuran kerja
sama antara lain adanya Memorandum of
Understanding (MoU), Memorandum of
Agreement (MoA) dan Implementation
Arrangement (IA) yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.
“Kami bahagia, insyaAllah kami selalu terbuka. Apa yang bisa kami
bantu dan lakukan, mudah-mudahan ini adalah awal dari cara kita bersilaturahmi membangun shaf. Tidak
hanya bagi kita yang hadir, tapi untuk kemajuan dan kemaslahatan umat,” tegasnya.
Sementara itu Ketua Yayasan Al-Mashum Mardiyah H.
Muhammad Hernadi, S.E., Ak pada kesempatan ini memperkenalkan Yayasan dari mulai sejarah berdiri, visi dan misi, hingga rencana pembangunan ke depan.
H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak mengatakan, kunjungan
ini merupakan langkah dalam upaya mengembangkan lembaga pendidikan yang
berbasis online. Yayasan Pendidikan
Amaliah Djuanda dan maupun UNIDA menjadi salah satu perguruan tinggi besar dan terlengkap
yang menjadi salah satu acuan dalam mengembangan sebuah lembaga pendidikan
Islam.
“Kurikulum online
menjadi salah satu opsi, walaupun
metode pesantren tidak sepenuhnya bisa online,
seperti pembagunan akhlak, karakter, ini diperlukan tatap muka. Pandemi Covid-19, kemudian musibah
gempa bumi beberapa waktu lalu sangat berdampak bagi kami. Untuk itu dengan segala keterbatasan, ini menjadi challenge untuk bisa kami membangun lebih baik,” ujar H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak.
“Terima kasih kami telah diterima dengan sangat baik
di sini, sebuah kehormatan bagi kami. Tentu kedatangan kami ialah untuk
belajar, meminta bimbingan dan masukan khususnya terkait bagaimana pengelolaan
proses pembelajaran berbasis online. Dari
mulai bagaimana langkah awal yang harus dilakukan, juga hal lainnya yang
menjadi hambatan,” tukasnya.