[email protected] 0251-8240773
Berita

Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda dan UNIDA Terima Kunjungan Silaturahmi Yayasan Al-Mashum Mardiyah Cianjur

Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda dan Universitas Djuanda (UNIDA) menerima kunjungan Yayasan Al-Mashum Mardiyah, Cianjur, pada Rabu (08/02/2023). Tim delegasi Yayasan Al-Mashum Mardiyah yang dipimpin oleh H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak selaku Ketua Yayasan diterima langsung oleh Dr. Bambang Widjojanto, Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda, di Ruang Rapat Senat, Kampus UNIDA.

Kegiatan ini juga turut dihadiri oleh Pengasuh PP MABIT UNIDA H. Muhammad Syafi’i, S.H, Pimpinan PP MABIT UNIDA Dr. H. Sudiman Sihotang, S.H., M.H, para pimpinan Yayasan, Sekretaris Universitas serta jajaran pimpinan unit kerja lainnya di lingkungan UNIDA.

Ketua Umum Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr. Bambang Widjojanto dalam sambutannya menuturkan bahwasanya ada beberapa hal dari kunjungan ini yang menjadi titik temu, salah satu diantaranya ialah terbangunnya jalinan silaturahmi lebih erat antara Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda, UNIDA, dan Yayasan Al-Mashum Mardiyah.

Kami menyambut baik kedatangan Yayasan Al-Mashum Mardiyah. Pertama, tentu kami ingin melebarkan sayap, dalam arti kami ingin memberikan kebermanfaatan yang lebih luas bagi masyarakat. Kedua, salah satu tridarma perguruan tinggi antara lain mengharuskan adanya Pengabdian kepada Masyarakat. Ini menjadi hal kunci apakah universitas ikut menjadi bagian dalam menyejahterakan umat. Ada cukup banyak program pengabdian yang sedang dikembangkan UNIDA, seperti Citeko Tahfizh Camp. Ini bukan hanya untuk UNIDA, tetapi untuk masyarakat luas dengan dibangun bisnis ekosistemnya,” tuturnya.

Dr. Bambang Widjojanto menambahkan, selain hal tersebut diperlukan juga sebuah kerja sama kedua lembaga sebagai tanda resmi yang kemudian menjadi dasar untuk dapat dijalankan bersama. Salah satu ukuran kerja sama antara lain adanya Memorandum of Understanding (MoU), Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation Arrangement (IA) yang telah ditandatangani oleh kedua belah pihak.

Kami bahagia, insyaAllah kami selalu terbuka. Apa yang bisa kami bantu dan lakukan, mudah-mudahan ini adalah awal dari cara kita bersilaturahmi membangun shaf. Tidak hanya bagi kita yang hadir, tapi untuk kemajuan dan kemaslahatan umat,” tegasnya.

Sementara itu Ketua Yayasan Al-Mashum Mardiyah H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak pada kesempatan ini memperkenalkan Yayasan dari mulai sejarah berdiri, visi dan misi, hingga rencana pembangunan ke depan.

H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak mengatakan, kunjungan ini merupakan langkah dalam upaya mengembangkan lembaga pendidikan yang berbasis online. Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda dan maupun UNIDA menjadi salah satu perguruan tinggi besar dan terlengkap yang menjadi salah satu acuan dalam mengembangan sebuah lembaga pendidikan Islam.

“Kurikulum online menjadi salah satu opsi, walaupun metode pesantren tidak sepenuhnya bisa online, seperti pembagunan akhlak, karakter, ini diperlukan tatap muka. Pandemi Covid-19, kemudian musibah gempa bumi beberapa waktu lalu sangat berdampak bagi kami. Untuk itu dengan segala keterbatasan, ini menjadi challenge untuk bisa kami membangun lebih baik,” ujar H. Muhammad Hernadi, S.E., Ak.

“Terima kasih kami telah diterima dengan sangat baik di sini, sebuah kehormatan bagi kami. Tentu kedatangan kami ialah untuk belajar, meminta bimbingan dan masukan khususnya terkait bagaimana pengelolaan proses pembelajaran berbasis online. Dari mulai bagaimana langkah awal yang harus dilakukan, juga hal lainnya yang menjadi hambatan,” tukasnya.