[email protected] 0251-8240773
Berita

YPSPIAI Tegaskan Komitmen Membangun Pendidikan Berkarakter dan Tata Kelola yang Kukuh

Bogor, 9 Oktober 2025 – Dalam pidato pertamanya setelah dilantik, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd selaku Ketua Umum Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia (PSPIAI) menegaskan visi dan fondasi utama yang akan menjadi pedoman bagi lembaga di bawah naungan Yayasan. Beliau menekankan bahwa hakikat pendidikan adalah memanusiakan manusia, sebuah proses yang hanya dapat dilakukan dengan cara-cara yang manusiawi dan dilandasi oleh nilai-nilai normatif yang kuat.

Landasan normatif yang dimaksud, ditegaskan oleh Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd adalah Al-Qur'an dan Sunnah, yang menjadi pegangan hidup bagi seluruh komponen Yayasan. Dengan fondasi ini, diharapkan tidak hanya tercipta insan yang paham bahwa kejujuran itu baik, tetapi juga mampu mewujudkannya dalam tindakan nyata, sehingga karakter yang unggul dapat terbentuk dengan kokoh.

Lebih lanjut, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd menyoroti pentingnya membangun komunikasi dan koordinasi yang solid di semua sektor. Beliau menegaskan bahwa perbedaan pendapat adalah hal yang wajar, namun tanggung jawab untuk memajukan Yayasan adalah sama.

"Saya tidak ingin melihat individu dengan inovasi atau pengawasannya masing-masing, tetapi saya ingin Yayasan ini menjadi sebuah keutuhan yang kokoh," ujarnya.

Untuk mewujudkan keutuhan tersebut, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd menggarisbawahi tiga aspek krusial yang memerlukan pedoman yang jelas. Pertama, terkait Sumber Daya Manusia (SDM), Yayasan perlu memiliki pedoman pengelolaan yang baku untuk memastikan kualitas dan integritas seluruh tenaga pendidik dan kependidikan.

Kedua, sebagai organisasi yang memiliki kekayaan, Yayasan harus memiliki pedoman yang ketat dalam hal pengadaan, pemanfaatan, hingga pertanggungjawaban aset, baik yang berupa infrastruktur maupun keuangan. Aspek ketiga adalah pembangunan mekanisme dan tata kelola yang jelas, termasuk dalam hal fungsi pengawasan.

Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd juga memberikan penjelasan mengenai struktur organisasi dengan menyatakan bahwa Pengawas bertanggung jawab mengawasi kepemimpinan Yayasan, sementara Pembina memiliki hak prerogatif tertinggi dalam menentukan kebijakan strategis. Penjelasan ini diharapkan dapat mempertegas alur akuntabilitas dan koordinasi di dalam tubuh YPSPIAI.

Di akhir pidatonya, Prof. Dr. Uman Suherman AS, M.Pd dengan rendah hati menyatakan bahwa baginya, jabatan tidaklah penting. Yang terpenting adalah tanggung jawab bersama untuk memajukan Yayasan. Beliau berharap, dengan langkah yang terintegrasi dan berlandaskan nilai-nilai ilahiah, cita-cita YPSPIAI untuk berkontribusi bagi bangsa dapat terwujud dengan baik.

Tentang Yayasan PSPIAI:

Yayasan PSPIAI (Yayasan Pusat Studi Pengembangan Islam Amaliyah Indonesia) merupakan sebuah yayasan pendidikan terintegrasi dan terbesar di Kabupaten Bogor. Naungannya meliputi berbagai satuan pendidikan formal dan non-formal, termasuk TK, SD, SMP, SMA, SMK, Universitas, serta Pondok Pesantren, yang berkomitmen untuk mencetak generasi unggul secara intelektual dan spiritual.

Info Lebih Lanjut:

Dr. Radif Khotamir Rusli, M.Ed., M.C.E

Sekretaris Umum Yayasan PSPIAI