[email protected] 0251-8240773
Berita

Bahas Pembangunan Ibu Kota Negara yang Berkelanjutan, Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor Selenggarakan Kuliah Perdana

Dalam rangka menyambut tahun akademik 2022/2023, Sekolah Pascasarjana Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Kuliah Perdana Mahasiswa Baru Program Magister Tahun Akademik 2022/2023 secara luring di Ruang Serba Guna Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor. Kegiatan Kuliah Perdana tersebut diisi oleh Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH dan dihadiri oleh Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si beserta jajaran.

Dekan Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor, Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si. dalam paparan sambutannya menyatakan bahwasanya kegiatan ini merupakan kegiatan untuk para mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana dalam menyambut kalender akademik tahun 2022/2023. Semoga kegiatan ini berjalan dengan lancar dan banyak memberikan manfaat khususnya bagi mahasiswa baru Sekolah Pascasarjana UNIDA Bogor.

“Nantinya akan dilaksanakan juga program Visiting Professor yang dimana dalam program studi Magiter Hukum Professor dari Universiti Utara Malaysia yaitu Prof. Dr. Hilal dahlan, sedangkan untuk Magister Administrasi Publik dari Universitas kebangsaan Malaysia yaitu Prof. Dr. Novel Lyndon dan untuk program studi Magister Teknologi Pangan yaitu Prof. Marco Tieman dari Help university Malaysia,” tutur Dr. Hj. Rita Rahmawati, M.Si.

Selanjutnya Rektor UNIDA Bogor, Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH dalam paparan meterinya yang berjudul Ibu Kota Negara dan Pembangunan yang Berkelanjutan menyatakan bahwasanya filosofis lingkungan hidup ada dua yaitu yang pertama manusia merupakan bagian dari lingkungan hidup apapun yang terjadi pada lingkungan akan berdampak pada manusia. Filosofis yang kedua yaitu manusia itu sebagai pengelola dan tuan dari lingkungan hidup karena manusia lebih istimewa dengan makhluk lainnya karena adanya akal pikiran. Karena pemikiran ini juga manusia dimintai pertanggung jawaban oleh Tuhan termasuk dalam hal masalah lingkungan maka harus selalu hati-hati dan baik dalam pembangunan lingkungan terutama harus berkelanjutan. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup yaitu pembangunan yang mempengaruhi dan dipengaruhi lingkungan hidup dan interaksi antara pembangunan dan lingkungan hidup membentuk sistem ekologi yang disebut Ekosistem serta tujuan pembangunan hendaknya untuk meningkatkan kesejahteraan dan taraf hidup.

“Letak masalahnya bukan dari membangun atau tidak membangun, melainkan bagaimana membangun sekaligus mutu lingkungan terjaga (pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan). Dengan demikian pembangunan harus tetap dilanjutkan tanpa mengabaikan lingkungan hidup. Pembangunan berkelanjutan yang berwawasan lingkungan hidup adalah upaya sadar dan terencana yang memadukan lingkungan hidup, termasuk sumber daya ke dalam proses pembangunan untuk menjamin kemampuan, kesejahteraan dan mutu hidup generasi masa kini dan generasi masa depan begitu pun dalam pembangunan Ibu Kota Negara hendaknya harus pembangunan yang sifatnya berkelanjutan,” ungkap Prof. Dr. Suhaidi, SH., MH.

Kegiatan dilanjutkan dengan diskusi antara narasumber dan peserta.