Balai POM Bogor dan Komisi IX DPR RI Gandeng FIPHAL UNIDA Gelar Sosialisasi Keamanan Obat dan Makanan
Balai Pengawas Obat dan Makanan (BPOM) di Bogor bersama Anggota Komisi IX DPR RI drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si berkolaborasi dengan Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) mengadakan “Sosialisasi Obat dan Makanan yang Baik dan Aman” di Aula Gedung C UNIDA pada Rabu (29/10/2025). Kegiatan ini digelar sebagai upaya meningkatkan efektivitas pengawasan dan pemahaman masyarakat mengenai produk obat dan makanan aman dikonsumsi.
Acara berlangsung selama satu hari penuh dimulai pukul 07.00 hingga 16.40 WIB dengan dibagi ke dalam dua sesi yang diikuti oleh para tamu undangan, mitra, para pimpinan universitas, para dosen, mahasiswa hingga masyarakat umum.
Turut hadir memberikan sambutan, Rektor UNIDA, Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan ini. Ia menuturkan bahwa di UNIDA terdapat Fakultas Ilmu Pangan Halal yang berfokus pada pengembangan keilmuan untuk memastikan pangan aman dan selaras dengan prinsip kehalalan.
“Universitas Djuanda mendukung penuh hadirnya kegiatan yang berdampak pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Literasi pangan dan obat adalah bagian penting dalam mewujudkan generasi sehat dan produktif,” ujarnya.
Assoc. Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I juga menegaskan pentingnya memilih produk obat dan makanan yang baik merupakan perintah langsung dari Allah SWT sebagaimana dalam Q.S. Al-Baqarah ayat 168. Prinsip ini selaras dengan nilai Ketauhidan yang menjadi fondasi kehidupan insan Kampus Bertauhid.
“Kolaborasi yang terbangun ini membawa pesan bahwa peningkatan kesejahteraan dan kualitas hidup masyarakat dapat diwujudkan melalui sinergi antara perguruan tinggi dan para pemangku kebijakan,” ungkapnya.
Pada kesempatan yang sama, Anggota Komisi IX DPR RI, drh. H. Achmad Ru’yat, M.Si menyampaikan terkait pentingnya kerja sama seluruh pemangku kepentingan untuk mengawal peredaran produk obat dan makanan. Ia mengatakan bahwa UNIDA merupakan mitra strategis dalam upaya meningkatkan literasi masyarakat, terutama generasi muda yang kelak akan berperan sebagai penerus bangsa.
drh. H. Achmad Ru’yat juga menuturkan bahwa UNIDA sebagai Kampus Bertauhid memiliki arti tersendiri baginya. Ia merasa memiliki kedekatan visi dalam menyejahterakan masyarakat melalui program-program yang menghadirkan manfaat nyata dan luas. Hal ini menurutnya merupakan bentuk perjuangan bersama dalam mengabdi kepada umat dan bangsa.
Ia kemudian menegaskan bahwa Komisi IX DPR RI terus mendorong penguatan regulasi dan pengawasan terhadap peredaran obat dan makanan sebagai bentuk upaya melindungi masyarakat dari ancaman produk yang tidak memenuhi standar.
“Dengan kegiatan bersama Balai POM Bogor dan UNIDA ini, harapannya semakin tumbuh kesadaran publik untuk lebih cermat dalam memilih produk yang aman dan bermanfaat,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Balai POM di Bogor, Jeffeta Pradeko Putra, S.Farm., M.Si menyampaikan bahwa masyarakat menjadi garda terdepan dalam memastikan produk yang beredar memenuhi ketentuan standar keamanan.
“Masyarakat berperan besar dalam pengawasan obat dan makanan di lingkungan sekitar. Peningkatan literasi publik merupakan langkah penting agar masyarakat mampu melindungi diri dari produk yang tidak layak,” ujarnya pada saat memberikan sambutan.
Jeffeta kemudian menjelaskan bahwa sosialisasi merupakan bagian dari komitmen Balai POM dalam memastikan perlindungan konsumen secara menyeluruh. Lebih dari itu, kolaborasi Balai POM bersama mitra legislatif dan perguruan tinggi merupakan wujud sinergi dalam memperkuat ekosistem kesehatan masyarakat melalui edukasi yang berkelanjutan.
Dalam kesempatan ini, para peserta mendapatkan materi mengenai cara mengidentifikasi produk legal, pengecekan izin edar, hingga dampak kesehatan dari produk yang tidak sesuai standar. Kemudian, peserta mengikuti pre-test dan post-test sebagai upaya mengukur peningkatan pengetahuan mereka.