Berikan Edukasi Pembukuan Sederhana pada UMKM di Desa Banjarwaru, Mahasiswa KKN FE UNIDA Bogor Selenggarakan Pelatihan
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Fakultas
Ekonomi (FE) Universitas Djuanda (UNIDA) Bogor selenggarakan Pelatihan
Pembukuan Sederhana pada Usaha Mikro Kecil Menengah (UMKM) Makyus dan Happy
Cookies di Desa Banjarwaru Kecamatan Ciawi pada 13 sampai dengan 14 Agustus
2022. Kegiatan tersebut diisi oleh Kelompok 12 KKN FE UNIDA Bogor dan diikuti
oleh pengelola UMKM Makyus dan Happy Cookies Desa Banjarwaru.
Kegiatan sosialisasi ini dilaksanakan karena masih
banyaknya UMKM yang belum mengetahui pembukuan serta pengelolaan yang baik dan
benar terkait dengan kegiatan usaha yang dijalani. Selain itu, para pelaku
bisnis UMKM tersebut sering mengalami kendala mengenai keuangan yang sering
tercampur antara keungan pribadi dengan keuangan bisnis atau usaha. Kegiatan ini
juga bertujuan untuk mengedukasi mengenai pentingnya pembukuan pada usaha yang
dimiliki serta mengimplementasikannya pada kegiatan bisnis dengan harapan
kedepannya UMKM dapat mengatur keuangannya secara benar.
Ketua Pelaksana, Kemal dalam sambutannya
menyampaikan bahwasanya salah satu proker dari Kelompok 12 KKN FE Universitas
Djuanda telah berjalan dengan lancar dan harapannya semoga kegiatan ini
memberikan dampak positif bagi peserta terutama mengenai pembukuan pada usaha
para peserta.
“Terima kasih kepada Narasumber dan Pelaku UMKM
yang telah ikut serta melancarkan kegiatan sosialisasi ini. Semoga dengan
kegiatan ini bisa membantu UMKM dalam mengelola Keuangan serta pembukuan pada usahanya.
Dan kami berharap, usaha yang peserta miliki bisa meningkat dan semakin maju
kedepannya.” tutur Kemal.
Narasumber sekaligus anggota kelompok 12 KKN FE
UNIDA Bogor, Abdul Rahman dalam paparan materinya menyampaikan bahwa pembukuan
merupakan salah satu proses penting yang seringkali dilupakan oleh pemilik
bisnis. Biasanya mereka hanya berfokus pada bagaimana caranya agar produk atau
jasa mereka terjual dan dikenal banyak orang. Padahal, pembukuan sangat penting
bagi usaha atau bisnis baik berskala besar atau kecil karena memiliki banyak
sekali fungsi, seperti contoh untuk menilai kondisi keuangan atau mengukur
pertumbuhan dan profitabilitas.
“Sederhananya pembukuan adalah tindakan
mencatat transaksi bisnis harian pelaku usaha. Dalam proses akuntansi ini, pelaku
usaha harus mencatat uang yang keluar dan juga uang yang masuk, karena
dokumentasi adalah kuncinya sehingga harus pandai-pandai dalam mengaturnya.” Tutur
Abdul Rahman.
Selanjutnya Narasumber Kedua sekaligus anggota
kelompok 12 KKN FE UNIDA Bogor, Kamila Fadhiya dalam paparan materinya
menyampaikan bahwasanya metode yang disarankan pada pembukuan ini yaitu metode
sistem entry tunggal, Contoh pembukuan dengan metode ini adalah hanya
menggunakan satu entri untuk segala bentuk transaksi pendapatan maupun
pengeluaran.
“Metode ini hanya cocok digunakan pada usaha
yang berskala kecil saja. Hal ini dikarenakan usaha kecil memiliki jumlah
transaksi yang terbilang sedikit. Metode pembukuan entry tunggal sekilas
menyerupai hasil print out rekening koran,” ungkap Kamila Fadhiya.
Pada kesempatan yang sama, Bu Rusmiati sebagai
pelaku UMKM Maknyus dalam sesi wawancara menyampaikan bahwa setelah pemaparan
materi yang dilakukan dan solusi yang diberikan oleh narasumber dapat
memberikan gambaran dan menambah pengetahuan mengenai pembukuan agar keuangan
pada UMKM Maknyus bisa lebih teratur kedepannya.