[email protected] 0251-8240773
Berita

Dosen FIPHAL UNIDA Unjuk Inovasi Pertanian Pintar di Malaysia, Paparkan Riset Smart Hydroponics Berbasis ESP32 pada 6th ICOSTELM 2026

Delegasi Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menorehkan kiprah di forum ilmiah internasional. Deni Hendarto, S.T., M.Si yang juga menjabat sebagai Ketua Program Studi Teknologi Industri Pertanian (TIP), berpartisipasi dalam The 6th International Conference on Sustainability in Technological, Environmental, Law, Management, Social and Economic Matters (ICOSTELM) 2026 yang diselenggarakan di Grand Hall, Tabung Haji Tower & Universiti Geomatika Malaysia, Kuala Lumpur, pada Kamis (29/1/2026).

Konferensi yang merupakan bagian dari ASEANACA International Conference ini mempertemukan akademisi, peneliti, dan praktisi dari berbagai negara untuk membahas inovasi berkelanjutan di bidang teknologi, lingkungan, dan tata kelola global.

Dalam forum tersebut, Deni Hendarto, S.T., M.Si mempresentasikan riset berjudul Application of ESP32-Based TDS Sensors for Nutrient Monitoring in Smart Hydroponics yang mengangkat penerapan otomatisasi pada sistem smart hydroponics.

Deni Hendarto, S.T., M.Si menjelaskan bahwa sistem hidroponik pintar semakin berkembang dalam praktik pertanian modern karena mampu meningkatkan efisiensi penggunaan air serta nutrisi tanaman. Tantangan utama dalam sistem ini terletak pada pengelolaan konsentrasi nutrisi yang harus terkontrol secara presisi agar pertumbuhan tanaman tetap optimal.

Penelitian yang dikembangkannya mengusulkan pemanfaatan sensor TDS (Total Dissolved Solids) berbasis ESP32 untuk memantau kadar nutrisi dalam larutan hidroponik secara real-time. Sensor TDS berfungsi mengukur konsentrasi zat terlarut dalam air, sementara ESP32 sebagai mikrokontroler berfitur Wi-Fi digunakan untuk membaca data sensor dan mengirimkannya ke server berbasis cloud guna dianalisis lebih lanjut.

“Hasil penelitian menunjukkan bahwa sensor TDS berbasis ESP32 mampu memantau konsentrasi nutrisi secara akurat dan stabil. Sistem ini juga dirancang untuk memberikan notifikasi kepada pengguna ketika kadar nutrisi berada di luar standar yang telah ditetapkan,” jelasnya.

Melalui inovasi tersebut, sistem hidroponik dapat dikelola secara lebih terukur dan responsif. Implementasi teknologi ini berkontribusi pada peningkatan efisiensi penggunaan nutrisi sekaligus mendorong produktivitas tanaman dalam skema pertanian pintar yang berkelanjutan.

Partisipasi FIPHAL UNIDA dalam forum internasional ini menjadi wujud komitmen fakultas dalam mengembangkan riset terapan berbasis teknologi yang relevan dengan kebutuhan industri pertanian modern serta agenda pembangunan berkelanjutan di tingkat global.