[email protected] 0251-8240773
Berita

Laksanakan Program Matching Fund Kedaireka, Dosen UNIDA Berikan Pelatihan Pembuatan Permen Keras Oleoresin Lada Putih Bangka

Dosen dan mahasiswa Universitas Djuanda Bogor (UNIDA) berikan pelatihan pembuatan permen keras oleoresin lada putih Bangka pada, (26/08/2022) di daerah Airgegas Bangka Selatan kepada karyawan PT. Izzah Globalindo Indonesia. Tim yang diketuai Rosy Hutami, S.TP, M.Si dan beranggotakan Fina Uzwatania, S.TP, M.Si, Distya Riski Hapsari, S.TP, M.Sc, Dr. Kastana Sapanli, S.Pi., M.Si dan Siti Nurhalimah, S.TP, M.Si  serta mahasiswa Aqil Septiana, Alsa Denta Priatna, Sophia Wulansari, M. Rifky Fauzi, Siti Yuliani, dan Nonok Handayani  tujuan dari kegiatan ini diharapkan dapat tercipta diversifikasi produk pangan berbasis lada putih Bangka, meningkatkan nilai tambah lada, dan dapat mengembalikan kejayaan lada putih Bangka.

Pelatihan yang berlokasi di BUMDESMA Kecamatan Air Gegas merupakan kerjasama antara UNIDA Bogor dan PT. Izzah Globalindo Indonesia yang menjembatani pengembangan ilmu dan teknologi dengan kebutuhan teknologi dan pengembangan di industri PT. Izzah Globalindo Indonesia, yang merupakan perusahaan yang bergerak dibidang pengolahan lada putih Bangka (Muntok White Pepper). Oleoresin merupakan campuran resin dan minyak atsiri yang diperoleh dari proses ekstraksi dari berbagai jenis rempah dengan menggunakan pelarut organic. Dari hal tersebut kemudian tim Unida melakukan pelatihan pembuatan permen keras oleoresin lada putih Bangka untuk selanjutnya diproduksi pada PT. Izzah Globalindo Indonesia.

 “Lada putih Bangka merupakan salah satu jenis lada terbaik di dunia. Namun saat ini, harga jual lada sangat fluktuatif dan animo masyarakat untuk menanam lada cenderung menurun. Dengan adanya pengolahan lada menjadi oleoresin lada, diharapkan mampu memberikan nilai tambah bagi lada sehingga mampu meningkatkan kembali minat masyarakat terhadap budidaya dan pengolahan lada sehingga kejayaan lada Bangka di pasar domestik maupun global dapat kembali. Selain itu, pengolahan lada menjadi pemen oleoresin lada merupakan inovasi produk pertama berbasis oleoresin lada Bangka yang berpotensi dikembangkan sebagai produk unggulan daerah, salah satunya sebagai pangan oleh-oleh khas Pulau Bangka," jelas Rosy Hutami.

Kegiatan ini merupakan bagian dari program Matching Fund Kedaireka dari Kementrian Pendidikan, Kebudayaan, Riset dan Teknologi tahun 2022. Kedaireka merupakan sarana yang dilaksanakan dalam upaya untuk menjembatani pengembangan ilmu dan teknologi atau rekacipta yang dihasilkan oleh perguruan tinggi dengan kebutuhan teknologi dan pengembangan di industri.