LPPM UNIDA Hadiri Rapat Koordinasi Food Waste dengan Pemda Kabupaten Bogor
Lembaga Penelitian dan Pengabdian kepada Masyarakat (LPPM) Universitas Djuanda (UNIDA) menghadiri Rapat Koordinasi Food Waste dengan Tema “Selamatkan Pangan, Mengurangi Rawan Pangan” yang diselenggarakan oleh Sekretariat Daerah Kabupaten Bogor pada Selasa, 25 Juli 2023 di ruang Rapat Serbaguna I Sekretariat Daerah Cibinong
LPPM UNIDA diwakili oleh Kepala Bagian Hilirisasi Ikhsan Qodri Pramartaa, S.PT. Rapat koordinasi dihadiri oleh 100 orang yang terdiri dari Organisasi Perangkat Daerah (OPD), Camat dan Kepala Desa, Akademisi, Swasta dan Lembaga lainnya di Kabupaten Bogor.
“Kegiatan ini perlu kita support sebagai bentuk tanggung jawab kita untuk sesama masyarakat, sehingga tidak adalagi saudara-saudara kita yang kelaparan. Sebagai civitas akademik kita bisa berperan untuk mensosialisasikan dan memberikan edukasi pola hidup sehat dan ramah lingkungan. Mari kita mulai kegiatan-kegiatan kecil untuk mencegah food waste dari diri sendiri,” ujar Ikhsan Qodri Pramartaa, S.PT selepas kegiatan.
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bogor, Sigit Wibowo, S.H, M.Si dalam sambutannya menyampaikan kegiatan ini bertujuan untuk memperkenalkan dan sosialisasi Food Waste kepada Kabupaten Bogor, dan kegiatan awal dilakukan dengan Rapat bersama OPD, Camat dan Kepala Desa, Akademisi, Swasta dan Lembaga terkait lainnya.
Sementara itu, Sekretaris Daerah Kabupaten Bogor, Burhanudin dalam sambutannya menyampaikan sebanyak 87 kelurahan di Kabupaten Bogor rawan pangan dan Pemerintah bersama segenap steakholder, swasta, universitas, NGO dan Lembaga lainnya perlu berkolaborasi demi mengurangi Food Waste dan Food Loss. Rapat ini juga menjadi inisiasi para pihak untuk pengurangan Food Waste dalam rangka mendukung ketahanan pangan.
Burhanudin juga mengajak peserta rapat untuk memamfaatkan halaman rumah menjadi ruang produktif untuk menanam tanaman sayur dan buah demi mendukung ketahanan pangan dan mencegah stunting.
Pada kesempatan yang sama, Direktur Kewaspadaan Pangan dan Gizi, Nita Yulianis, SP., M.Si dalam materinya menyampaikan 1,3 M ton makanan terbuang setiap tahun, setara dengan 1/3 pangan yang diproduksi untuk dikonsumsi penduduk dunia. Timbunan Food Loss Food Waste Indonesia pada 2000-2019 yaitu 23-48 jutaton/tahun setara dengan 115-184kg/kapita/tahun. Kerugian dari timbulan FLW 2000-2019 diestimasikan sebesar Rp. 213-551 Triliun/tahun setara dengan 4%-5% PDB Indonesia.
Nita Yulianis juga menyampaikan beberapa program dari Pemerintah untuk Gerakan Selamatkan Pangan, diantaranya Penetapan Kebijakan dan Penyusunan Rencana Aksi yang holistik dan integratif, Menggencarkan Advokasi/sosialisasi/promosi kepada para pihak menggunakan beragam media, Identifikasi data dan penyediaan Platform Stop Boros Pangan, Penguatan Kebijakan/Regulasi dalam bentuk Surat Edaran/Instruksi, Perjanjian Kerja Sama dengan para pihak untuk Gerakan Selamatkan Pangan, Fasilitasi Bahan Promosi dan Sarana Prasarana untuk Penyaluran Pangan Berlebih, Kolaborasi sinergis Pentahelix ABCGM (Akademisi, Bisnis, Komunitas, Pemerintah dan Media).
