[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Luluskan 28 Tahfidz, PP Mabit UNIDA Lepas Santri Mahasiswa Angkatan 19

Pondok Pesantren Mahasiswa Bina Tauhid (PP Mabit) Universitas Djuanda (UNIDA) selenggarakan Pelepasan Santri Mahasiswa Angkatan 2019 (Paragon Generation) dan Silaturahmi dengan tema "Meninggalkan Kenangan, Menyongsong Masa Depan dalam Ridho Allah SWT" yang bertempat di Aula Gedung C UNIDA pada Sabtu, 29 Juli 2023.

Kegiatan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D beserta para Wakil Rektor, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda (YPAD), Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I beserta jajaran, Pimpinan PP Mabit UNIDA, para Dekan di lingkungan UNIDA dan diikuti oleh santri mahasiswa angkatan 19 yang telah dinyatakan lulus serta para orang tua/wali santrinya.

Chancellor UNIDA, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam arahannya menyampaikan ucapan selamat kepada para santri mahasiswa dan juga kepada para orang tua/wali santri yang telah lulus. PP Mabit UNIDA dibangun dengan berbagai kesiapan dan penelitian-penelitian, seminar-seminar dengan pondok pesantren mahasiswa yang ada di Indonesia, tidak banyak ponpes mahasiswa di Indonesia dan sekarang UNIDA menjadi bagian dari yang sedikit itu. PP Mabit UNIDA memiliki mahasiswa-mahasiswa yang kuat dan memang dibentuk untuk menjadi kuat sehingga diharapkan para alumni PKD akan menjadi pemimpin yang hebat.

Diharapakan para alumni PP Mabit UNIDA tidak pernah berhenti berkuliah dan semoga lulusan PKD terus dapat melanjutkan pendidikannya bahkan sampai Doktor. Pesan untuk orang tua, terus dukung anaknya untuk terus berkembang dan meneruskan pendidikannya dan tentu untuk mahasiswa jangan lupa untuk terus berbakti kepada orang tua juga. Semoga para alumni PKD ini sukses dan dapat mencapai cita-citanya,” ujarnya.

Selanjutnya Rektor UNIDA, Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam sambutannya menyatakan bahwa para alumni PKD ini sudah dibekali dengan 21 Nilai Karakter Tauhid dan terus ditanamkan selama belajar disini. Diharapkan para alumni dapat terus mengimplementasikan 21 Nilai Karakter Tauhid dalam kehidupan bermasyarakat. Di PP Mabit UNIDA ini, para santri mahasiswa sudah terbiasa dengan hal-hal dan kegiatan yang baik sehingga diharapkan para alumni dapat terus menebarkan kebaikan.

“Para alumni diharapkan dapat mewujudkan dan menunjukkan karakter atau identitas kita sebagai bagian dari Kampus Bertauhid seperti kejujuran, ketauladanan dan lainnya. Karakter yang diajarkan di UNIDA InsyaAllah akan menjadi bekal untuk kehidupan di masyarakat. Silahkan berproses, karena sudah mendapatkan banyak hal di UNIDA, semoga para alumni setelah lulus nanti terus dapat menjadi teladan di masyarakat,” ungkapnya.

Sementara itu, Ketua Umum YPAD, Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, S.Pd.I., M.Pd.I  menyatakan setiap orang di ruangan ini bertemu karena akidah dan UNIDA adalah tempat yang paling tepat untuk menuntut ilmu. Alumni PKD ini tentu merupakan harapan besar UNIDA ke depan. Sebagai alumni PKD harus memiliki pemikiran kedepan, dan setelah lulus kuliah maka para alumni benar-benar akan belajar dalam kuliah kehidupan yang sesungguhnya. Nanti di kehidupan setelah di PP Mabit UNIDA, itu semua berada dalam keputusan para santri, mau tetap rajin ke masjid, mau tetap rajin mengaji dan lainnya itu ada di tangan para santri.

“Semoga Allah senantiasa memberilan petunjuk dan dapat senantiasa memberikan kesuksesan bagi kita semua, semoga kita dapat menggenggam  dunia, meraih akhirat. Setelah ini, tidak akan bisa dihapus dalam sejarah bahwa kalian merupakan alumni PKD dan sudah dibekali dengan ilmu yang insyaAllah cukup, sehingga diharapkan para alumni PKD dapat menunjukkan 21 Nilai Karakter Tauhid dimanapun dan dapat mencerminkan diri sebagai alumni dari Kampus Bertauhid UNIDA khususnya alumni PP Mabit UNIDA,” tuturnya.

Pada kesempatan yang sama, Pimpinan PP Mabit UNIDA, Dr. Sudiman Sihotang, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan selamat datang kepada orang tua/wali santri. PKD merupakan program ketauhidan untuk mencetak seorang pemimpin. Dalam pelepasan kali ini, PP Mabit UNIDA melepas 28 orang santri mahasiswa. Terdiri dari 8 orang laki-laki dan 20 perempuan. Para alumni PKD ini adalah calon pemimpin-pemimpin masa depan di Indonesia.

“Perlu diketahui juga bahwa di PP Mabit UNIDA para santri dibiasakan untuk menjadi santri prima seperti datang ke masjid awal waktu, datang ke pengajian tepat waktu dan lainnya. Semoga perjuangan ini mendapat ridho dari Allah SWT. Jika orang tua/wali santri mahasiswa tahu ada orang atau kerabat yang kesulitan dan ingin maju dalam menyekolahkan anaknya ke perguruan tinggi, maka beritahu ada UNIDA dan PP Mabit UNIDA yang siap untuk membantu” tuturnya.

Perwakilan Santri Mahasiswa PP Mabit UNIDA Angkatan 19, Misbah dalam sambutannya menyatakan bahwasanya angkatan 19 memiliki nama Paragon yang artinya suri tauladan agar selalu menjadi motivasi untuk dapat menjadi tauladan bagi masyarakat. Ucapan terima kasih kepada para asatidz yang telah membimbing dan permohonan maaf.

“Semoga ilmu yang didapat senantiasa bermanfaat dan dapat terus dapat diimplementasikan serta semoga PP Mabit UNIDA semakin jaya,” pungkasnya.