Mahasiswa FISIP UNIDA Dorong Pencegahan Stunting Melalui Penyuluhan di Desa Laladon
Mahasiswa Program Studi Sains Komunikasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) menyelenggarakan kegiatan penyuluhan pencegahan stunting di Desa Laladon, Kabupaten Bogor, Jumat (26/12/2025). Kegiatan ini bertujuan meningkatkan pengetahuan dan kesadaran masyarakat mengenai stunting serta pentingnya upaya pencegahan sejak dini melalui pendekatan komunikasi pembangunan yang edukatif dan partisipatif.
Kegiatan penyuluhan diikuti oleh masyarakat Desa Laladon, dengan sasaran utama para orang tua, ibu hamil, serta kader Posyandu. Materi penyuluhan meliputi pengertian stunting, faktor penyebab, dampak jangka panjang terhadap pertumbuhan fisik dan perkembangan kognitif anak, serta langkah-langkah pencegahan yang dapat diterapkan di lingkungan keluarga.
Selain pemaparan materi, kegiatan ini juga disertai dengan sesi diskusi dan tanya jawab guna memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk menyampaikan pertanyaan serta berbagi pengalaman terkait permasalahan gizi, pola asuh, dan kesehatan anak dalam kehidupan sehari-hari.
Ketua Kegiatan Penyuluhan Stunting, Nur Fatia Ramadhan, menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bagian dari implementasi mata kuliah Komunikasi Pembangunan yang menekankan peran serta mahasiswa dalam kegiatan pemberdayaan masyarakat.
“Kegiatan penyuluhan ini merupakan wujud tanggung jawab akademik dan sosial mahasiswa Sains Komunikasi FISIP UNIDA. Melalui pendekatan komunikasi pembangunan, informasi mengenai stunting disampaikan secara sederhana dan mudah dipahami agar dapat diterapkan secara langsung oleh masyarakat,” ujarnya.
Ia berharap kegiatan penyuluhan ini tidak hanya meningkatkan pemahaman masyarakat, tetapi juga mendorong terbentuknya kesadaran serta perubahan perilaku dalam upaya pencegahan stunting sejak dini.
Sementara itu, Ketua Kader PKK Desa Laladon, Yayah Rodiah, menyampaikan apresiasi atas inisiatif mahasiswa Sains Komunikasi FISIP UNIDA dalam melaksanakan kegiatan penyuluhan tersebut. Menurutnya, kegiatan ini memberikan manfaat nyata bagi masyarakat dalam memahami isu stunting secara komprehensif.
“Penyuluhan ini sangat bermanfaat bagi masyarakat Desa Laladon. Informasi yang disampaikan jelas, mudah dipahami, dan sesuai dengan kebutuhan masyarakat. Diharapkan pengetahuan tersebut dapat diterapkan dalam kehidupan sehari-hari sehingga upaya pencegahan stunting dapat dilakukan sejak dini,” tuturnya.
Melalui kegiatan ini, mahasiswa Sains Komunikasi FISIP UNIDA berharap dapat berkontribusi dalam mendukung percepatan pencegahan stunting serta memperkuat peran komunikasi sebagai sarana edukasi dan pemberdayaan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat mendorong terwujudnya generasi yang sehat, cerdas, dan berkualitas di masa mendatang.