Mahasiswa Kelompok 7 KKN-T FAPERTA Sosialisasikan Manfaat Telur Puyuh untuk Cegah Stunting
Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA)
yang tergabung dalam kelompok 7 Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) adakan
sosialisasi mengenai manfaat telur puyuh untuk pencegahan stunting dan
meningkatkan imunitas tubuh pada anak balita dalam kegiatan Posyandu Anggrek 7
dan Anggrek 10 di RW 4 Desa Lemah Duhur, Kecamatan Caringin, Kabupaten Bogor
pada Sabtu, 19 Agustus 2023. Kegiatan tersebut diisi oleh kelompok 7 KKN-T
FAPERTA UNIDA dan Bidan Dewi.
Stunting sendiri merupakan kondisi gagal tumbuh pada anak yang
mengakibatkan pertumbuhan fisik dan kognitif terhambat. Stunting juga merupakan
masalah serius di berbagai daerah, terutama diwilayah dengan tingkat gizi
rendah termasuk juga di Desa Lemah Duhur khususnya RW 04 memiliki kurang lebih
8 kasus stunting. Oleh karena itu, sosialisasi ini merupakan upaya dalam
menekan angka stunting di Desa Lemah Duhur khususnya di RW 04.
Muhamad Fadillah dan Muhamad Agung selaku narasumber dalam
pemaparannya menyatakan manfaat mengkonsusmsi telur puyuh untuk balita dapat
meningkatkan imunitas, meningkatkan kekebalan tubuh anak, meningkatkan pembentukan
sel darah merah, dan mendukung perkembangan si kecil, untuk pemberian telur
puyuh di sesuaikan dengan usianya, bila sudah menginjak usia 12 bulan sampai 3
tahun, boleh memberikan 2 butir telur puyuh untuk setaip harinya. Maka dari itu
sangat dianjurkan balita mengkonsumsi telur puyuh untuk mencegah stunting.
Sementara itu, Bidan Dewi menyampaikan ajakan untuk Ibu-Ibu agar
memberikan makanan bagi anaknya olahan telur puyuh dibanding dengan
mengkonsumsi jajanan yang terbukti tidak baik bagi tumbuh kembang anak. Telur
puyuh terbukti mengandung vitamin dan protein yang tentunya dapat meningkatkan
perkembangan anak.
“Penting untuk para Ibu memahami apa saja sebab terjadinya
stunting, bagaimana ciri-cirinya serta bagaimana cara mencegah stunting. Dengan
Ibu-Ibu memahami secara mendalam apa itu stunting, maka kemungkinan besar angka
stunting khususnya di RW 4 ini dapat terus ditekan dan anak-anak di sini dapat
tumbuh dan berkembang dengan baik,” ungkapnya.