[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Mendapat Respon Positif, UNIDA Optimalkan Program PEKERTI untuk Penguatan Karakter Mahasiswa

Universitas Djuanda (UNIDA) melalui Badan Pengkajian dan Penerapan Tauhid (BPPT) menggelar rapat laporan hasil kegiatan Pembinaan Karakter Tauhid (PEKERTI) secara daring pada Rabu (30/7/2025). Rapat tersebut menjadi bagian dari evaluasi pelaksanaan program PEKERTI yang telah diterapkan pada semester genap di seluruh fakultas UNIDA.

Kegiatan ini dihadiri oleh Kepala BPPT UNIDA, Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd., beserta jajaran, Kepala Biro Pendidikan dan Pembelajaran (DIKJAR) UNIDA, Dr. La Ode Amril, M.Pd., serta para dosen pengampu mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) 2 atau Syariah Islamiyah.

Dalam sambutannya, Kepala BPPT UNIDA Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd menyampaikan apresiasi kepada para dosen atas dukungannya terhadap keberlangsungan program PEKERTI yang menjadi program perdana di lingkungan UNIDA.

“Saya mengucapkan terima kasih kepada Bapak/Ibu dosen yang telah mendukung pelaksanaan program PEKERTI ini. Meskipun masih terdapat berbagai kekurangan, insyaallah ke depan bisa terus kita optimalkan,” ujarnya.

Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd juga menyampaikan bahwa program PEKERTI merupakan upaya kontribusi BPPT dalam penguatan karakter mahasiswa, khususnya melalui mata kuliah Pendidikan Agama Islam (PAI) sebagai bagian dari Mata Kuliah Umum (MKU).

Lebih lanjut, Muhammad Rendi Ramdhani, M.Pd menjelaskan bahwa program PEKERTI mendapatkan respons positif dari mahasiswa. Hal ini terlihat dari tingkat kelulusan yang mencapai 88,73% dari total 630 mahasiswa peserta mata kuliah PAI Tahun Akademik 2024/2025.

“Kriteria kelulusan terdiri atas partisipasi/kehadiran sebesar 50%, tugas proyek 21 Nilai Karakter Tauhid 30%, dan kemampuan baca Al-Qur'an 20%. Berdasarkan data ini, tampak bahwa program PEKERTI mendapat antusiasme tinggi dari mahasiswa sebagai bentuk pembinaan karakter khas kampus bertauhid,” jelasnya.

Sebagai bentuk penghargaan, mahasiswa yang dinyatakan lulus program PEKERTI akan memperoleh sertifikat kelulusan sebagai syarat mengikuti ujian skripsi. Selain itu, nilai PEKERTI berkontribusi sebesar 30% terhadap komponen penilaian mata kuliah PAI.