[email protected] 0251-8240773
Berita

Pentingnya Pemanfaatan Sosial Media (Instagram Business), Mahasiswa FAPERTA UNIDA berikan Penyuluhan Digital Marketing

Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam kelompok 2 kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) berikan penyuluhan digital marketing dengan pemanfaatan sosial media (Instagram Business) untuk pemasaran produk olahan hasil pertanian di Rumah Produksi Yogurt Desa Tajur Halang Kecamatan Cijeruk pada (26/08/2022). Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat UMKM di Desa Tajurhalang dapat memanfaatkan social media untuk pemasaran bisnisnya.

 

Saat ini semua hal dilakukan dengan menggunakan jejaring internet mulai dari berkomunikasi hingga berniaga. Desa tajur halang yang memiliki potensi hasil pertanian berupa susu yang sudah diolah menjadi yogurt. Namun dengan potensi yang ada, mahasiswa menemukan bahwa cara pemasaran produknya masih secara manual dan informasi lisan dari mulut ke mulut.

 

Sehingga mahasiswa mencoba mengembangkan potensi di desa dengan memanfaatkan Sosial Media sebagai media pemasaran melalui penyuluhan mengenai pemanfaatan Sosial Media sebagai media pemasaran.

 

Gaitsa Zahira Shofa selaku mahasiswa FAPERTA dalam paparannya menyampaikan digital marketing adalah suatu kegiatan pemasaran atau promosi sebuah merek atau produk menggunakan media digital atau internet dengan tujuan untuk menarik konsumen atau calon konsumen secara cepat.

 

“Kelebihan dari digital marketing, lebih hemat biaya, tidak perlu banyak SDM penjualan, tim pemasaran tidak perlu terjun ke lapangan, proses branding produk lebih mudah, potensi pertumbuhan drastis, manfaat dari digital marketing, menghapus batasan wilayah dan waktu saat memasarkan produk, sistem penjualan produk lebih cepat dan tertarget, lebih mudah membangun hubungan dengan konsumen, kesempatan personalisasi produk sesuai karakteristik konsumen,” paparnya.

 

Adapun Jenis digital marketing bisa melalui sosial media marketing, email marketing, bulk SMS, mobile ads, influencer marketing, video advertising.

 

“Dengan adanya penyuluhan digitalisasi ini peserta jadi termotivasi untuk memanfaat kan sosial media sebagai sarana pemasaran dan sebagai sarana pengenalan produk yang mereka jual melalui konten-konten seperti video reels, post Instagram. Harapan nya dengan adanya penyuluhan digital marketing ini kita mengharapkan kepada semua peserta untuk dapat mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan media internet untuk pemasaran.” kata M. Ardhan Maulana selaku tim kelompok 2 KKN.

 


Kegiatan penyuluhan ditutup dengan pembuatan langsung akun bisnis melalui media sosial instagram untuk rumah produksi yoghurt Desa Tajurhalang.