Pentingnya Pemanfaatan Sosial Media (Instagram Business), Mahasiswa FAPERTA UNIDA berikan Penyuluhan Digital Marketing
Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas
Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam kelompok 2 kegiatan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) berikan penyuluhan digital marketing dengan pemanfaatan sosial media (Instagram Business) untuk pemasaran
produk olahan hasil pertanian di Rumah Produksi Yogurt Desa Tajur Halang Kecamatan
Cijeruk pada (26/08/2022). Tujuan dari kegiatan ini agar masyarakat UMKM di
Desa Tajurhalang dapat memanfaatkan social media untuk pemasaran bisnisnya.
Saat ini semua hal dilakukan dengan menggunakan
jejaring internet mulai dari berkomunikasi hingga berniaga. Desa tajur halang yang
memiliki potensi hasil pertanian berupa susu yang sudah diolah menjadi yogurt. Namun
dengan potensi yang ada, mahasiswa menemukan bahwa cara pemasaran produknya
masih secara manual dan informasi lisan dari mulut ke mulut.
Sehingga mahasiswa mencoba mengembangkan potensi di
desa dengan memanfaatkan Sosial Media sebagai media pemasaran melalui penyuluhan
mengenai pemanfaatan Sosial Media sebagai media pemasaran.
Gaitsa Zahira Shofa selaku mahasiswa FAPERTA dalam paparannya menyampaikan
digital marketing adalah suatu
kegiatan pemasaran atau promosi sebuah merek atau produk menggunakan media
digital atau internet dengan tujuan untuk menarik konsumen atau calon konsumen
secara cepat.
“Kelebihan dari digital marketing, lebih
hemat biaya, tidak perlu banyak SDM penjualan, tim pemasaran tidak perlu terjun
ke lapangan, proses branding produk
lebih mudah, potensi pertumbuhan drastis, manfaat dari digital marketing, menghapus batasan wilayah dan waktu saat
memasarkan produk, sistem penjualan produk lebih cepat dan tertarget, lebih
mudah membangun hubungan dengan konsumen, kesempatan personalisasi produk
sesuai karakteristik konsumen,” paparnya.
Adapun Jenis digital marketing bisa melalui sosial media marketing, email marketing, bulk SMS, mobile ads, influencer marketing, video advertising.
“Dengan adanya penyuluhan digitalisasi ini peserta
jadi termotivasi untuk memanfaat kan sosial media sebagai sarana
pemasaran dan sebagai sarana pengenalan produk yang mereka jual melalui
konten-konten seperti video reels, post Instagram. Harapan nya dengan
adanya penyuluhan digital marketing ini kita mengharapkan kepada semua peserta
untuk dapat mengikuti perkembangan zaman dan memanfaatkan media internet untuk
pemasaran.” kata M. Ardhan Maulana selaku tim kelompok 2 KKN.
Kegiatan penyuluhan ditutup dengan pembuatan
langsung akun bisnis melalui media sosial instagram untuk rumah produksi
yoghurt Desa Tajurhalang.