[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Peringati Hari Pangan Sedunia, HIMATEPA UNIDA Laksanakan Pengabdian kepada Masyarakat

Himpunan Mahasiswa Teknologi Pangan (HIMATEPA) Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) menggelar kegiatan pengabdian masyarakat dalam rangka memperingati Hari Pangan Sedunia. Kegiatan yang berlangsung pada Minggu, 3 November 2024 di Kampung Mongol, Tegallega, Bogor Tengah ini mengangkat tema "Collect And Share Your Excess Food as a Form of Celebration of World Food Day."

Ketua Pelaksana, Andhika Fardiawansyah, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan respons terhadap kondisi ketahanan pangan di Indonesia yang masih memerlukan perhatian khusus. Kegiatan Food Bank ini merupakan salah satu solusi untuk menjembatani permasalahan kerawanan pangan dan kelebihan makanan, sekaligus upaya untuk menciptakan ekosistem yang mendukung ketahanan pangan masyarakat pra-sejahtera.

"Meski Indonesia merupakan negara agraris dengan lahan pertanian yang cukup besar, masih banyak masyarakat yang kesulitan mencukupi kebutuhan pangan sehari-hari," ujarnya.

Program Food Bank ini telah berlangsung selama satu bulan, dimulai dari pengumpulan donasi berupa makanan dan dana yang bersumber dari insan UNIDA dan masyarakat umum. Donasi tersebut kemudian didistribusikan dalam bentuk sembako yang mencakup beras, minyak, gula, kecap, mie instan, garam, dan teh kepada masyarakat Kampung Mongol, khususnya kepada janda, lansia, dan anak-anak.

Dalam pelaksanaannya, program ini berhasil menjangkau sekitar 80 keluarga dan 50 anak-anak. Selain pemberian bantuan pangan, HIMATEPA FIPHAL UNIDA juga memberikan edukasi kepada anak-anak mengenai kebersihan dan ketahanan pangan sebagai bentuk implementasi kepedulian terhadap pangan.

Meskipun menghadapi beberapa tantangan seperti memastikan kualitas makanan selama proses pengumpulan dan distribusi, serta penentuan lokasi pendistribusian, kegiatan ini mendapat sambutan positif dari masyarakat setempat. Acara yang dihadiri oleh Ketua Komunitas Kampung Mongol ini diharapkan dapat memberikan dampak positif bagi masyarakat, khususnya warga Kampung Mongol yang sebagian besar berprofesi sebagai pemulung.