[email protected] 0251-8240773
Berita

Perkuat kerja sama dan Riset Internasional, UNIDA dengan The English House Tandatangani MoU

Dalam upaya percepatan visi menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid dan diakui dunia, Universitas Djuanda (UNIDA) jalin kerja sama dengan The English House sebagai bentuk penguatan riset dan kerja sama Internasional pada Senin (28/11/2022). Jalinan kerja sama ini ditandai dengan penandatanganan Memorandum of Understanding (MoU) di Ruang Serbaguna Sekolah Pascasarjana UNIDA yang dihadiri oleh Chancellor UNIDA dan jajaran pimpinan UNIDA serta Dekan dan Ketua Program Studi. Dalam kesempatan yang sama dilaksanakan juga penandatanganan Memorandum of Agreement (MoA) dan Implementation of Arrangements (IA) dari setiap Program studi di lingkungan UNIDA.

Chancellor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam arahannya menyampaikan program yang akan dijalankan serta disinergiskan sebagai bentuk implementasi kerja sama antara UNIDA dengan The English House.

“Terdapat 5 program yang akan dijalankan, diantaranya yang pertama ialah meningkatkan kualitas sumber daya manusia melalui pendidikan luar negeri bagi Insan UNIDA yang potensial. Kedua, UNIDA akan mempersiapkan kader-kadernya untuk mendapatkan beasiswa luar negeri. Ketiga, peningkatan kualitas jurnal di lingkungan UNIDA. Keempat, pelatihan Turnitin untuk menghindari plagiarisme bagi Editor in Chief Jurnal Program Studi dan Ketua Program Studi. Kemudian kelima, peningkatan kualitas menulis karya ilmiah dalam bahasa asing,” tuturnya.

Chancellor UNIDA Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menambahkan, setidaknya ada 3 segmen yang dapat segera ditindaklanjuti, khususnya berkaitan dengan pembinaan dan peningkatan kualitas sumber daya manusia di UNIDA. Banyak yang dapat dikerjasamakan untuk mendukung pencapaian tujuan dan cita-cita universitas, hal ini tentu harus dengan kesungguhan dalam implementasi kerja sama tersebut.

“Mengapa tidak UNIDA ini menjadi pusat tentang pikiran Djuanda? Untuk itu, mulai dari sekarang kita tracing, bimbing dan bina untuk meningkatkan potensi dari awal agar menjadi Djuanda-Djuanda muda. Mari kita semangat, semua dosen yang masih S2 harus melanjutkan sekolah ke jenjang S3 untuk kita persiapkan menuju akreditasi internasional. Kita harus bisa dan semangat dalam mengejar cita-cita kita bersama,” tambahnya.

Sementara itu, Saharman Gea, S.Si., M.Si., Ph.D mengatakan, pengembangan dan peningkatan SDM merupakan hal utama dalam kemajuan institusi sehingga sangat perlu diperhatikan.

“Saya berharap bahwa akan ada implementasi dari kerja sama ini, kita ketahui bahwa segala sesuatu sangat ditentukan oleh SDM. Maka, SDM inilah yang dapat berjuang meningkatkan institusi. Kemudian, sebelum menjalankan program kami harap untuk bisa diberi kesempatan sebagai pengantar agar bisa menjelaskan program-program yang akan dijalankan nantinya kepada para peserta terpilih,” ungkapnya.