[email protected] 0251-8240773
Pengabdian Masyarakat

Petani Keluhkan Harga Pupuk Mahal, Mahasiswa KKN Tematik FAPERTA UNIDA Berikan Solusi Melalui Pupuk Organik

Pertanian merupakan salah satu sektor mata pencaharian warga RW 04 Kelurahan Cisarua, Kabupaten Bogor, dan mayoritas petani di daerah tersebut adalah petani padi. Belakangan ini permasalahan yang sedang petani alami adalah mahalnya harga pupuk yang harus mereka beli dan hal ini menyebabkan membengkaknya pengeluaran mereka.  

 

Mahasiswa Kelompok 16 KKN Tematik Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) mencoba untuk memberikan sebuah solusi kepada para petani guna mengatasi permasalahan tersebut melalui kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik. Kegiatan sosialisasi pembuatan pupuk organik ini merupakan salah satu dari kegiatan yang ada pada program unggulan kelompok, yaitu KRL (Kampung Ramah Lingkungan). Kegiatan ini dilaksanakan bersama Kelompok Tani Kelurahan Cisarua, pada Minggu (27/08/2023) dan dihadiri langsung oleh Ketua Kelompok Tani.

 

"Saya berharap dengan adanya kegiatan ini dapat menjadi jalan keluar untuk permasalahan yang sedang dihadapi oleh para petani di sini dan saya juga berharap kegiatan ini dapat menambah wawasan para petani" ungkap Miftah, Ketua Kelompok Tani.

 

Kegiatan diawali dengan memberitahukan bahan apa saja yang diperlukan untuk membuat pupuk organik, kemudian dilanjutkan dengan praktik langsung oleh Mahasiswa Kelompok 16 KKN Tematik FAPERTA UNIDA sebagai contoh bagaimana proses dan tahapan dalam membuat pupuk organik. Selain itu Mahasiswa juga memberikan informasi mengenai manfaat dari penggunaan pupuk organik, seperti mampu meningkatkan kualitas tanah, meningkatkan kehidupan mikroba tanah, dan tentunya ramah terhadap lingkungan.

 

Harapan para Mahasiswa Kelompok 16 KKN Tematik FAPERTA UNIDA dengan diadakannya kegiatan ini adalah dapat menjadi sebuah solusi yang bisa membantu mengurangi pengeluaran para petani nantinya sebab pupuk organik ini tidak memerlukan biaya yang mahal untuk membuatnya karena bahan-bahan yang digunakan adalah bahan-bahan alami, seperti kompos, limbah tanaman, dan sisa-sisa organik lainnya.