Prodi Perbankan Syariah FAIPG UNIDA Terima Visitasi Tim Asesor LAMEMBA
Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas
Djuanda (UNIDA) menerima Visitasi Asesmen
Lapangan Akreditasi Lamemba pada Senin, 28 Agustus
2023. Bertempat di Ruang Senat Akademik UNIDA, kegiatan tersebut dihadiri oleh
Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H.,
M.H, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D
beserta para Wakil Rektor, Dekan FAIPG
UNIDA Dr. Zahra Khusnul Latifah, M.Pd.I.,
M.C.E beserta jajaran, dan para Dekan Fakultas di lingkungan UNIDA serta Kepala Sekolah Vokasi UNIDA. Adapun tim visitasi dari Lamemba yakni Dr. Alimuddin Rizal, S.E., MM dan Prof. Dr. Tulus Suryanto, SE.,
MM., Akt, CA, CMA, CERA, CFA, Asean CPA.
Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya
menyampaikan ucapan selamat datang
kepada para asesor di UNIDA Kampus Bertauhid. Pada kesempatan ini, Prof. Dr. H.
Martin Roestamy, S.H., M.H menuturkan bahwasanya Prodi PBS didirikan yaitu dengan tujuan khusus untuk membangun insan perbankan yang benar-benar berlandaskan syariah.
“Hasil visitasi tentu akan menjadi
bahan pengembangan dan peningkatan Prodi PBS
ke depan. InsyaAllah, dalam menjalankan Prodi ini kami terus berupaya dengan menjalankannya sebaik mungkin. Mohon masukan
dan saran juga dari Asesor untuk peningkatan Prodi Agama Islam di UNIDA,”
ungkapnya.
Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa UNIDA termasuk mahasiswa Prodi PBS dibekali dengan 21 nilai karakter tauhid. Nilai ketauhidan ini menjadi penting,
sebab selain Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian
kepada Masyarakat yang termasuk dalam Tridarma perguruan tinggi, UNIDA juga
menambahkan Profesionalitas dan Ketauhidan yang kemudian disebut dengan
Pancadarma. Hal inilah yang menjadi pembeda antara UNIDA
dengan perguruan tinggi lainnya.
Turut memberikan sambutan, Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E berharap visitasi
akreditasi ini menghasilkan nilai yang maksimal sesuai dengan harapan. Tentu dengan visitasi akreditasi ini juga, Prodi PBS
dapat mengevaluasi secara menyeluruh dan terus melakukan peningkatan dan
pengembangan.
“Kami mempunyai visi menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid
dan diakui oleh dunia. Di tahun 2026, target kami menjadi universitas unggul. Diharapkan PBS dapat terus berbenah sehingga mendapatkan akreditasi
unggul seperti yang menjadi tujuan. Semoga dengan mendapatkan hasil maksimal dari PBS, dapat
menjadi bekal dalam rangka menjadi universitas
unggul di tahun 2026 tersebut,” tuturnya.
Sementara itu, Dr. Alimuddin Rizal, S.E., MM mengemukakan, sebagai asesor ditugaskan oleh Lamemba dua hari di UNIDA dengan agenda akreditasi. Lamemba ini
berbeda dengan BAN-PT, bukan sebagai auditor, bukan juga sebagai evaluator dan juga bukan jaksa.
“Lamemba adalah indikator maka ada di dalamnya. Oleh karena itu ada konsekuensinya, maka bukalah segala hal seada-adanya. Mesti jelas, terukur, dan ada pelaksanaannya maka dengan begitu outcome-nya akan menjadi jelas. Nanti hasil dari semuanya tentu akan dilaporkan ke Lamemba,” tuturnya menerangkan.
Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr.
Tulus Suryanto, SE., MM., Akt, CA, CMA, CERA, CFA, Asean CPA mengatakan bahwasanya dalam kunjungan
akreditasi ini termasuk juga di dalamnya ada agenda bimbingan, oleh karena itu diharapkan kegiatan ini juga menjadi pengembangan
dan peningkatan prodi yang diakreditasi karena Lamemba ini berfokus pada kompetensi. Menurutnya, ada 9 standar dalam akreditasi dan 74 instrumen penilaian yang harus benar-benar teliti dalam mengerjakannya, dan jika dokumen tertata rapi di Prodi maka akan mudah mengisi setiap instrumen tersebut.
“Kampus UNIDA sudah sangat luar biasa. Mari kita terus bersemangat, terutama dalam memberikan sumbangsih terhadap bangsa.
Akreditasi bukan hal yang harus ditakuti sepanjang RENSTRA mempedomani apa yang
ada di universitas dan mengandung 9 standar dari Lamemba,” ujarnya.