[email protected] 0251-8240773
Berita

Prodi Perbankan Syariah FAIPG UNIDA Terima Visitasi Tim Asesor LAMEMBA

Program Studi Perbankan Syariah (PBS) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) Universitas Djuanda (UNIDA) menerima Visitasi Asesmen Lapangan Akreditasi Lamemba pada Senin, 28 Agustus 2023. Bertempat di Ruang Senat Akademik UNIDA, kegiatan tersebut dihadiri oleh Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H, Direktur Eksekutif Yayasan Pendidikan Amaliah Djuanda Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D beserta para Wakil Rektor, Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Latifah, M.Pd.I., M.C.E beserta jajaran, dan para Dekan Fakultas di lingkungan UNIDA serta Kepala Sekolah Vokasi UNIDA. Adapun tim visitasi dari Lamemba yakni Dr. Alimuddin Rizal, S.E., MM dan Prof. Dr. Tulus Suryanto, SE., MM., Akt, CA, CMA, CERA, CFA, Asean CPA.

Chancellor UNIDA Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H dalam sambutannya menyampaikan ucapan selamat datang kepada para asesor di UNIDA Kampus Bertauhid. Pada kesempatan ini, Prof. Dr. H. Martin Roestamy, S.H., M.H menuturkan bahwasanya Prodi PBS didirikan yaitu dengan tujuan khusus untuk membangun insan perbankan yang benar-benar berlandaskan syariah.

Hasil visitasi tentu akan menjadi bahan pengembangan dan peningkatan Prodi PBS ke depan. InsyaAllah, dalam menjalankan Prodi ini kami terus berupaya dengan menjalankannya sebaik mungkin. Mohon masukan dan saran juga dari Asesor untuk peningkatan Prodi Agama Islam di UNIDA,” ungkapnya.

Rektor UNIDA Prof. Mohamad Ali Fulazzaky, Ph.D dalam sambutannya mengatakan, mahasiswa UNIDA termasuk mahasiswa Prodi PBS dibekali dengan 21 nilai karakter tauhid. Nilai ketauhidan ini menjadi penting, sebab selain Pendidikan dan Pengajaran, Penelitian dan Pengembangan, serta Pengabdian kepada Masyarakat yang termasuk dalam Tridarma perguruan tinggi, UNIDA juga menambahkan Profesionalitas dan Ketauhidan yang kemudian disebut dengan Pancadarma. Hal inilah yang menjadi pembeda antara UNIDA dengan perguruan tinggi lainnya.

Turut memberikan sambutan, Dekan FAIPG UNIDA Dr. Zahra Khusnul Lathifah, M.Pd.I., M.C.E berharap visitasi akreditasi ini menghasilkan nilai yang maksimal sesuai dengan harapan. Tentu dengan visitasi akreditasi ini juga, Prodi PBS dapat mengevaluasi secara menyeluruh dan terus melakukan peningkatan dan pengembangan.

“Kami mempunyai visi menjadi universitas riset yang menyatu dalam tauhid dan diakui oleh dunia. Di tahun 2026, target kami menjadi universitas unggul. Diharapkan PBS dapat terus berbenah sehingga mendapatkan akreditasi unggul seperti yang menjadi tujuan. Semoga dengan mendapatkan hasil maksimal dari PBS, dapat menjadi bekal dalam rangka menjadi universitas unggul di tahun 2026 tersebut,” tuturnya.

Sementara itu, Dr. Alimuddin Rizal, S.E., MM mengemukakan, sebagai asesor ditugaskan oleh Lamemba dua hari di UNIDA dengan agenda akreditasi. Lamemba ini berbeda dengan BAN-PT, bukan sebagai auditor, bukan juga sebagai evaluator dan juga bukan jaksa.

“Lamemba adalah indikator maka ada di dalamnya. Oleh karena itu ada konsekuensinya, maka bukalah segala hal seada-adanya. Mesti jelas, terukur, dan ada pelaksanaannya maka dengan begitu outcome-nya akan menjadi jelas. Nanti hasil dari semuanya tentu akan dilaporkan ke Lamemba,” tuturnya menerangkan.

Pada kesempatan yang sama, Prof. Dr. Tulus Suryanto, SE., MM., Akt, CA, CMA, CERA, CFA, Asean CPA mengatakan bahwasanya dalam kunjungan akreditasi ini termasuk juga di dalamnya ada agenda bimbingan, oleh karena itu diharapkan kegiatan ini juga menjadi pengembangan dan peningkatan prodi yang diakreditasi karena Lamemba ini berfokus pada kompetensi. Menurutnya, ada 9 standar dalam akreditasi dan 74 instrumen penilaian yang harus benar-benar teliti dalam mengerjakannya, dan jika dokumen tertata rapi di Prodi maka akan  mudah mengisi setiap instrumen tersebut.

Kampus UNIDA sudah sangat luar biasa. Mari kita terus bersemangat, terutama dalam memberikan sumbangsih terhadap bangsa. Akreditasi bukan hal yang harus ditakuti sepanjang RENSTRA mempedomani apa yang ada di universitas dan mengandung 9 standar dari Lamemba,” ujarnya.