[email protected] 0251-8240773
Ketauhidan

Prof. Dr. Ir. H. Dede Kardaya, M.Si Isi Majelis Tasbih, Bahas Keindahan Susu dalam Ayat-ayat Kauniah

Universitas Djuanda (UNIDA) kembali menyelenggarakan Majelis Tasbih sebagai kegiatan rutin penguatan nilai ketauhidan. Pada pertemuan yang berlangsung Jum’at (26/9/2025), Ketua Senat UNIDA, Prof. Dr. Ir. H. Dede Kardaya, M.Si hadir sebagai narasumber dengan menyampaikan materi bertajuk “Keindahan Susu dalam Ayat-ayat Kauniah.”

Dalam pemaparannya, Prof. Dr. Ir. H. Dede Kardaya, M.Si memaparkan bahwa susu dan ternak keduanya tidak dapat dipisahkan. Dalam al-Quran surat An-Nahl ayat 66 menyatakan:

“Dan sesungguhnya pada binatang ternak itu benar-benar terdapat pelajaran bagi kamu. Kami memberimu minum dari pada apa yang berada dalam perutnya (berupa) susu yang bersih antara kotoran dan darah, yang mudah ditelan bagi orang-orang yang meminumnya.”

Kemudian dalam surat Al-Muminum ayat 21 menyatakan bahwa:

“Dan sesungguhnya pada binatang-binatang ternak, benar-benar terdapat pelajaran yang penting bagi kamu, Kami memberi minum kamu dari air susu yang ada dalam perutnya, dan (juga) pada binatang-binatang ternak itu terdapat faedah yang banyak untuk kamu, dan sebagian daripadanya kamu makan.”

Maka dari kedua surat tersebut, manusia bisa memahami bahwa sangat pentingnya ternak dan susu bagi kehidupan manusia dan di dalamnya ada terdapat pembelajaran dan manfaat yang luar biasa bagi kehidupan manusia. Ada banyak zat bioaktif yang terkandung dalam susu yang tentunya sangat bermanfaat untuk tubuh seperti Immunoglobulin yang bermanfaat untuk memberikan kekebalan pasif, melindungi mukosa usus, mencegah infeksi melalui antibodi hingga Osteopontin yang berfungsi untuk mendukung sistem imun (aktivasi sel T & makrofag), melindungi mukosa usus, anti-inflamasi, mendukung perkembangan otak & tulang.

“Seteguk susu bukan sekadar minuman. Susu bukan hanya menyehatkan tubuh, tetapi juga menyegarkan hati kita untuk semakin yakin pada kebesaran Allah. Susu terdapat dalam ayat kauniah yang mengajarkan kita tentang tauhid, tentang syukur, dan tentang kebesaran Sang Pencipta. Semoga dengan merenungi keindahan susu dalam ayat-ayat kauniah, kita menjadi hamba yang senantiasa bersyukur, memahami bahwa setiap nikmat berasal dari Allah dan semakin dekat kepada-Nya,” ungkapnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan sesi pertanyaan dan diskusi antara pemateri atau narasumber dengan jemaah yang hadir dalam Majelis Tasbih UNIDA.