[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Kualitas Produksi Brownies Mocaf, Mahasiswa Fiphal Adakan Sosialisasi Penerapan Sanitasi Dan Hygiene

Kelompok 2 kegiatan Kuliah Kerja Nyata (KKN) Mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Sanitasi dan Hygiene pada Selasa (19/07/2022) bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia, Desa Cikarawang, Kecamatan Dramaga, Kabupaten Bogor dengan menghadirkan narasumber Noli Novidahlia, Ir., M.Si. Tujuan Kegiatan KKN ini sebagai program pengabdian KKN Desa Cikarawang juga sebagai wadah untuk menambah ilmu pengetahuan mengenai sanitasi dan hygiene pada proses produksi.

Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia terdapat beberapa produk industri rumahan salah satunya adalah produksi brownies mocaf. Produk ini memiliki keunggulan yaitu bebas gluten karena dibuat dari 100% tepung mocaf yang rendah protein. Untuk menjaga kualitas produk maka perlu adanya penerapan sanitasi dan hygiene pada proses produksi brownies mocaf mulai dari persiapan bahan baku dan peralatan, proses pembuatan, pengemasan sampai pendistribusian ke konsumen.

Noli Novidahlia, Ir., M.Si selaku dosen pembimbing lapangan KKN sekaligus menjadi narasumber menyampaikam dalam pemaparan materinya bahwa sosialiasi sanitasi dan hygiene pada produksi brownies mocaf sebagai wadah menambah pengetahuan untuk anggota KWT Dahlia mengenai sanitasi dan hygiene pada produksi brownies mocaf agar produk tetap terjaga kualitasnya sehingga dapat dipercaya oleh konsumen.Sanitasi pangan merupakan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan minuman dari segala bahaya sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan kesehatan.

“Untuk itu tujuan dari sanitasi pangan adalah untuk menjamin keamanan dan kemurnian makanan. Kegiatan sanitasi antara lain meliputi bahan yang digunakan tidak mengandung bibit penyakit/racun yang membahayakan kesehatan, ruangan yang digunakan untuk menyimpan bahan baku juga harus dijaga kebersihannya, alat-alat yang digunakan harus bersih serta proses pembuatan brownies mocaf kukus harus terjamin kebersihannya,” pungkasnya.

Lebih lanjut narasumber menyampaikan pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik agar dalam memproduksi makanan bermutu, aman dan layak untuk dikonsumsi.

“CPPOB sangat berguna bagi kelangsungan hidup industri pangan baik yang berskala kecil maupun yang berskala besar. Dengan menerapkan CPPOB industri pangan dapat menghasilkan produk makanan yang bermutu, layak dikonsumsi dan aman bagi kesehatan, maka kepercayaan masyarakat pun akan meningkat dan industri pangan yang akan berkembang dengan pesat,” tambahnya.

Sanitasi lingkungan meliputi pasokan air yang bersih dan aman, pembuangan limbah yang efesien, perlindungan makanan dari kontaminasi biologis dan kimia serta udara yang bersih dan aman. Sedangkan hygiene karyawan merupakan salah satu hal yang sangat penting dalam menghasilkan produk makanan yang bermutu dan aman untuk dikonsumsi, karena karyawan melakukan kontak langsung dengan makanan dapat menjadi sumber cemaran baik biologis, kimia maupun fisik.

Ketua Pelaksana Rifky Fauzi A.K  merasa bersyukur karena para peserta pun antusias dalam mengikuti kegiatan sosialisasi.

“Para perserta sangat kooperatif dalam mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan sampai penutupan. Para anggota kelompok 2 pun sangat siap dan sigap dalam mempersiapkan acara dan memonitoring acara dari persiapan sampai acara selesai,” tuturnya.

Pada sesi wawancara peserta sosialiasi Enok dari KWT Dahlia menyambut baik kegiatan ini.

“Acara sosialisasi berjalan dengan baik dan materi yang disampaikan oleh narasumber mudah dipahami. Kemudian isi materi dari sosialisasi ini pun sangat bermanfaat untuk meningkatkan dan menjaga kualitas dari produk brownies mocaf kukus sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk mengonsumsi produk yang kami hasilkan. Selain itu ilmu ini pun dapat diterapkan dalan kehidupan rumah tangga seperti contohnya dalam memasak makanan untuk keluarga. Semoga dengan adanya acara sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif baik untuk saat ini maupun di masa yang akan datang,” pungkasnya.