Tingkatkan Kualitas Produksi Brownies Mocaf, Mahasiswa Fiphal Adakan Sosialisasi Penerapan Sanitasi Dan Hygiene
Kelompok 2 kegiatan Kuliah Kerja Nyata
(KKN) Mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA)
melaksanakan kegiatan Sosialisasi Penerapan Sanitasi dan Hygiene pada Selasa
(19/07/2022) bertempat di Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia, Desa Cikarawang,
Kecamatan
Dramaga, Kabupaten
Bogor dengan menghadirkan narasumber Noli Novidahlia, Ir., M.Si. Tujuan Kegiatan KKN ini sebagai program pengabdian KKN Desa Cikarawang juga sebagai wadah untuk menambah ilmu pengetahuan
mengenai sanitasi dan hygiene pada proses produksi.
Pada Kelompok Wanita Tani (KWT) Dahlia
terdapat beberapa produk industri rumahan salah satunya adalah produksi
brownies mocaf. Produk ini memiliki keunggulan yaitu bebas gluten karena dibuat
dari 100% tepung mocaf yang rendah protein. Untuk menjaga kualitas produk maka
perlu adanya penerapan sanitasi dan hygiene pada proses produksi brownies mocaf
mulai dari persiapan bahan baku dan peralatan, proses pembuatan, pengemasan
sampai pendistribusian ke konsumen.
Noli
Novidahlia, Ir., M.Si selaku dosen pembimbing lapangan KKN sekaligus menjadi
narasumber menyampaikam dalam pemaparan materinya bahwa sosialiasi sanitasi dan hygiene
pada produksi brownies mocaf sebagai wadah menambah pengetahuan untuk anggota KWT Dahlia mengenai
sanitasi dan hygiene pada produksi brownies mocaf agar produk tetap terjaga
kualitasnya sehingga dapat dipercaya oleh konsumen.Sanitasi
pangan merupakan kegiatan dan tindakan yang perlu untuk membebaskan makanan dan
minuman dari segala bahaya sehingga dapat mencegah terjadinya gangguan
kesehatan.
“Untuk itu
tujuan dari sanitasi pangan adalah untuk menjamin keamanan dan kemurnian
makanan. Kegiatan sanitasi antara lain meliputi bahan yang digunakan tidak
mengandung bibit penyakit/racun yang membahayakan kesehatan, ruangan yang
digunakan untuk menyimpan bahan baku juga harus dijaga kebersihannya, alat-alat
yang digunakan harus bersih serta proses pembuatan brownies mocaf kukus harus
terjamin kebersihannya,”
pungkasnya.
Lebih lanjut
narasumber menyampaikan pedoman Cara Produksi Pangan Olahan yang Baik agar
dalam memproduksi makanan bermutu, aman dan layak untuk dikonsumsi.
“CPPOB
sangat berguna bagi kelangsungan hidup industri pangan baik yang berskala kecil
maupun yang berskala besar. Dengan menerapkan CPPOB industri pangan dapat
menghasilkan produk makanan yang bermutu, layak dikonsumsi dan aman bagi
kesehatan, maka kepercayaan masyarakat pun akan meningkat dan industri pangan
yang akan berkembang dengan pesat,” tambahnya.
Sanitasi
lingkungan meliputi pasokan air yang bersih dan aman, pembuangan limbah yang
efesien, perlindungan makanan dari kontaminasi biologis dan kimia serta udara
yang bersih dan aman. Sedangkan hygiene karyawan merupakan salah satu hal yang
sangat penting dalam menghasilkan produk makanan yang bermutu dan aman untuk
dikonsumsi, karena karyawan melakukan kontak langsung dengan makanan dapat
menjadi sumber cemaran baik biologis, kimia maupun fisik.
Ketua
Pelaksana Rifky Fauzi A.K
merasa bersyukur karena para peserta pun antusias dalam mengikuti
kegiatan sosialisasi.
“Para
perserta sangat kooperatif dalam mengikuti rangkaian acara mulai dari pembukaan
sampai penutupan. Para anggota kelompok 2 pun sangat siap dan sigap dalam
mempersiapkan acara dan memonitoring acara dari persiapan sampai acara
selesai,” tuturnya.
Pada sesi
wawancara peserta sosialiasi Enok dari KWT Dahlia menyambut baik kegiatan ini.
“Acara
sosialisasi berjalan dengan baik dan materi yang disampaikan oleh narasumber
mudah dipahami. Kemudian isi materi dari sosialisasi ini pun sangat bermanfaat
untuk meningkatkan dan menjaga kualitas dari produk brownies mocaf kukus
sehingga dapat meningkatkan kepercayaan konsumen untuk mengonsumsi produk yang
kami hasilkan. Selain itu ilmu ini pun dapat diterapkan dalan kehidupan rumah
tangga seperti contohnya dalam memasak makanan untuk keluarga. Semoga dengan
adanya acara sosialisasi ini dapat memberikan dampak positif baik untuk saat ini
maupun di masa yang akan datang,” pungkasnya.