[email protected] 0251-8240773
Berita

Tingkatkan Kreativitas di Pojok Baca Desa Cipelang, Kelompok 12 KKN-T FAPERTA UNIDA Ajak Anak-Anak Berkreasi Tangan yang Diwarnai Daun Kering dan Kertas Origami

Mahasiswa Fakultas Pertanian (FAPERTA) Universitas Djuanda (UNIDA) yang tergabung dalam Kelompok Kuliah Kerja Nyata Tematik (KKN-T) isi materi di pojok baca tentang kreasi tangan mewarnai menggunakan daun kering dan potongan kertas origami di Kp. Cihideung RW 02, Desa Cipelang, Kecamatan Cijeruk pada Minggu, 27 Agustus 2023. Materi diisi oleh Kelompok 12 KKN-T FAPERTA UNIDA dan diikuti oleh anak-anak Desa Cipelang.

Pojok baca merupakan program yang sempat berhenti karena kurang nya ketersediaan Sumber Daya Manajeman yang tersedia. Namun sekarang dikelola oleh Ketua RW 02 Desa Cipelang yaitu H.tajudin dan berjalan hingga mencapai dengan jumlah anggota 150 anak anak. Setiap Minggunya ada sekitar 50 anak-anak yang menghadiri kegiatan Pojok Baca.  Di minggu kali ini mahasiswa KKN-T Kelompok 12 FAPERTA UNIDA diberi kesempatan untuk mengisi materinya.

Ketua RW 02 Desa Cipelang, H. Tajudin dalam sambutannya menyatakan bahwasanya acara Pojok baca ini rutin di adakan setiap minggunya jika ada mahasiwa yang sedang KKN pasti akan di beri kesempatan untuk mengisi materi di pojok baca termasuk mahasiswa KKN-T Kelompok 12 FAPERTA UNIDA.

“Kegiatan Pojok Baca baik untuk megisi libur anak-anak sekolah sehingga dapat mengurangi pemakaian gadget pada anak-anak. Pada Minggu, 27 agustus ini mahasiwa KKN-T Kelompok 12 FAPERTA UNIDA diberikan kesempatan menjadi narasumbernya, semoga banyak memberikan manfaat kepada seluruh pihak,” ujarnya.

Ahmad Fadhlurahman selaku anggota KKN-T Kelompok 12 dan sebagai narasumber menyatakan bahwasanya kreasi tangan  dengan menggunakan kertas origami dan daun kering sebagai bahan mewarnai mampu membuat kreativitas anak-anak pojok baca berkembang dan meningkat.

“Semoga dengan kegiatan ini anak-anak merasakan kebahagiaan ketika melaksanakannya sehingga bermanfaat untuk tumbuh kembang anak-anak di pojok baca,” pungkasnya.

Kegiatan dilanjutkan dengan praktik secara langsung membuat kreasi tangan yang diwarnai dengan menggunakan daun kering dan potongan kertas origami.