Tridarma International Visit: FISIP UNIDA Ikuti Seminar Isu Akademik Asean di UITM Melaka Malaysia
MELAKA, 28 Januari 2026 – Melanjutkan rangkaian kegiatan Tridarma International Visit & Academic (Batch 6), delegasi Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP) Universitas Djuanda (UNIDA) melaksanakan kunjungan hormat dan kegiatan akademik strategis di Universiti Teknologi MARA (UiTM) Cawangan Melaka. Kunjungan pada hari kedua, Rabu (28/1/2026), diisi dengan agenda padat meliputi Kunjungan Hormat, Seminar bertajuk ASEAN Issues, serta Bengkel Akademik (Academic Workshop).
Kegiatan di UiTM Melaka ini menjadi momentum penting dalam implementasi tema "Memperkuat Jaringan Akademik Internasional Malaysia". Melalui kegiatan diskusi mendalam mengenai isu-isu kontemporer di kawasan Asia Tenggara serta workshop yang membahas pengembangan kurikulum dan metodologi riset bersama.
Kolaborasi dengan UiTM Melaka ini dirancang untuk mendukung pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi secara signifikan. Kegiatan Seminar ASEAN Issues dan Bengkel Akademik berkontribusi langsung pada IKU 6 (Program Studi Bekerjasama dengan Mitra Kelas Dunia) dan IKU 5 (Hasil Kerja Dosen Digunakan oleh Masyarakat atau Mendapat Rekognisi Internasional).
Selain itu, pertukaran gagasan dalam forum ini merupakan manifestasi dari Program Kampus Berdampak, di mana institusi pendidikan tinggi tidak hanya berteori, tetapi aktif merumuskan solusi atas tantangan regional ASEAN melalui perspektif akademis lintas negara.
Dekan FISIP UNIDA, Dr. Hj. Rita Rahmawati, Dra., M.Si menekankan pentingnya kegiatan hari kedua ini bagi pengembangan institusi.
"Kunjungan ke UiTM Melaka dan pelaksanaan Seminar Isu ASEAN ini memberikan manfaat yang sangat strategis. Kami tidak hanya memperluas jejaring, tetapi juga menyamakan persepsi mengenai tantangan global yang dihadapi kedua negara. Ini membuka peluang bagi dosen dan mahasiswa kami untuk terlibat dalam diskursus akademik di level internasional yang lebih substansial," ujar Dr. Rita.
Dalam pernyataan lanjutannya, Dr. Rita juga menyoroti manfaat praktis dari Bengkel Akademik yang dilaksanakan.
"Melalui Bengkel Akademik, kami mendapatkan best practice mengenai manajemen riset dan pengajaran yang diterapkan di UiTM. Manfaat utamanya adalah peningkatan kapasitas dosen kami dalam menyusun roadmap penelitian yang relevan dengan kebutuhan kawasan ASEAN, sekaligus memperkaya materi ajar yang akan dibawa pulang ke tanah air," tambahnya.
Sementara itu, Ketua Program Studi Administrasi Publik FISIP Universitas Djuanda, Faisal Tri Ramdani, S.Sos., M.A.P menilai kegiatan ini sangat penting bagi pengembangan program studi.
"Bagi Prodi Administrasi Publik, Seminar Isu ASEAN dan Bengkel Akademik ini adalah wadah konkret untuk benchmarking kurikulum dan tata kelola akademik. Sinergi ini memastikan bahwa standar pendidikan yang kami jalankan di UNIDA selaras dengan perkembangan administrasi publik di tingkat regional, sehingga lulusan kami siap bersaing di pasar tenaga kerja ASEAN," tegas Faisal.
Setelah agenda di Melaka, delegasi FISIP UNIDA dijadwalkan akan melanjutkan kegiatan Visiting Lecturing dan persiapan menuju konferensi utama ASEANACA International Conference (6th ICOSTELM 2026).