[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Perkokoh Kemitraan Strategis dengan UKM Malaysia Lewat Seminar Akademik

Universitas Djuanda (UNIDA) terus memperluas sayap akademiknya di kancah regional. Memasuki hari keempat rangkaian Tridarma International Visit & Academic (Batch 6), UNIDA melaksanakan kunjungan strategis dan seminar bersama di Universiti Kebangsaan Malaysia (UKM), Jumat (30/1/2026). Kegiatan bertajuk "ASEAN Academic Issue & Research Collaboration" ini dihadiri oleh puluhan delegasi dosen dan mahasiswa UNIDA yang memadati Fakulti Sains Sosial dan Kemanusiaan (FSSK) UKM.

Pertemuan tingkat tinggi antar dua institusi pendidikan ini merupakan inisiatif strategis yang digagas langsung oleh Presiden ASEAN Academic Association (ASEANACA), Prof. Dr. Tulus Suryanto, S.E., M.M., Akt., C.A. Sebagai tokoh sentral dalam jejaring akademik regional, Prof. Tulus memfasilitasi pertemuan ini guna memastikan terjalinnya sinergi yang konkret antara perguruan tinggi Indonesia dan Malaysia dalam menjawab tantangan global.

Akses kehadiran rombongan besar UNIDA di UKM menjadi langkah taktis dalam pemenuhan Indikator Kinerja Utama (IKU) Perguruan Tinggi, khususnya IKU 2 (Mahasiswa Mendapat Pengalaman di Luar Kampus), IKU 3 (Dosen Berkegiatan di Luar Kampus), serta IKU 6 (Kemitraan Program Studi).

Lebih dari itu, kegiatan ini merupakan manifestasi nyata Program Kampus Berdampak. Melalui jejaring ASEANACA, UNIDA memastikan bahwa dosen dan mahasiswanya tidak hanya menjadi penonton, tetapi terlibat aktif dalam diskursus akademik untuk menghasilkan riset yang relevan bagi penyelesaian isu-isu masyarakat ASEAN.

Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan Universitas Djuanda, Dr. Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H., menyampaikan apresiasi mendalam atas peran ASEANACA dalam membuka gerbang kolaborasi ini.

"Kami sangat mengapresiasi inisiasi dari Presiden ASEANACA, Prof. Dr. Tulus Suryanto, yang telah menjembatani Universitas Djuanda dengan UKM, salah satu universitas riset terbaik di Malaysia. Berkat gagasan beliau, hari ini kami bisa menghadirkan puluhan dosen dan mahasiswa untuk belajar, berdiskusi, dan merancang riset bersama secara langsung di sini. Ini adalah akses berharga yang mempercepat langkah kami menuju standar kualitas internasional," ujar Dr. Aal Lukmanul Hakim.

Dr. Aal juga menambahkan bahwa momentum ini sangat krusial bagi pengembangan SDM universitas.

"Kolaborasi yang difasilitasi ASEANACA ini memberikan pengalaman empiris bagi dosen dan mahasiswa kami tentang atmosfer akademik global. Kami berharap sinergi ini melahirkan karya-karya inovatif yang berdampak luas, sekaligus memperkokoh posisi tawar Universitas Djuanda dalam peta pendidikan tinggi di Asia Tenggara," pungkasnya.

Rangkaian kegiatan internasional ini menjadi bukti komitmen UNIDA dan ASEANACA dalam membangun ekosistem pendidikan yang inklusif dan progresif di kawasan ASEAN.