[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Sukses Mendapatkan Peringkat ke- 6 PTS Terbaik Nasional Penerima Program Insentif Pengabdian Masyarakat 2022 Terintegrasi dengan MBKM

Universitas Djuanda (UNIDA) berhasil menduduki peringkat ke-6 (enam) seluruh Indonesia ini berarti UNIDA menjadi kluster 1 sebagai penerima Program Insentif Pengabdian Terintegrasi dengan MBKM Berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) dan capaian kinerja PKM bagi perguruan tinggi swasta (PTS) 2022 dengan total skor penilaian 97,60. Insentif ini dimenangkan oleh 50 PTS dengan indikator penilaian PTS yang memiliki kinerja IKU terbaik berdasarkan hasil penilaian verval dari PDDIKTI dan PTS yang memiliki kinerja pengabdian masyarakat terbaik.

Program yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan Teknologi Kemendikbudristek tersebut bertujuan untuk mengakselerasi pelaksanaan pengabdian masyarakat di perguruan tinggi swasta (PTS) program ini diintegrasikan dengan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif mahasiswa melalui skema kemasyarakatan untuk pencapaian indikator kinerja utama. IKU 2 mahasiswa mendapatkan pengalaman diluar kampus, IKU 3 dosen berkegiatan diluar kampus, serta IKU 5 hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat.

Wakil Rektor III Bidang Riset, Pengabdian, Hilirisasi dan Inovasi Dr. Ir. Ristika Handarini, MP menyatakan program Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini merupakan program yang peringkatnya dinilai setiap tahun.

“Kedua basis penilaian yaitu pencapaian IKU dan kinerja PKM ini yang berkontribusi terhadap pemeringkatan perguruan tinggi. Capaian kinerja PKM didasarkan pada capaian pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya didasarkan pada pendanaan dalam negeri, tetapi luaran-luran yang dihasilkan pengabdian yang berasal dari internal perguruan tinggi,” jelasnya.

Selain itu Wakil Rektor III menjelaskan kerjasama dengan instansi lain memberikan kontribusi luaran-luaran kegiatan PKM hasil. Salah satunya dengan Bapedalitbang Kabupaten Bogor telah melaksanakan Duta Inovasi Desa dan Gelar Inovasi Daerah masing-masing memperoleh peringkat II.

 “Kita sudah melaksanakan kontrak program insentif PKM 2022 pada tanggal 25 November 2022 dengan total dana apresiasi sebesar Rp.500.000.000. Program pengabdian ini tidak hanya melibatkan dosen namun juga mahasiswa sebagai implementasi MBKM. Universitas Djuanda mengajukan 10 proposal lintas prodi (minimal 2 prodi) sesuai bidang ilmu eksakta dan humaniora. Penyusunan proposal harus memenuhi azas kepatuhan di bidang keuangan sehingga  pada saat dilakukan monev semua dapat dipertanggungjawabkan dengan baik. Kewajiban pengabdian di dalam proposal mencantumkan luaran-luaran yang harus dicapai sehingga diharapkan dapat memberikan kontribusi yang lebih baik lagi pada tahun depan,” pungkasnya.

Pelaksanaan PKM di Universitas Djuanda diintegrasikan dengan skema kemasyarakatan yang diwujudkan dalam pemberdayaan masyarakat yakni Kegiatan Kemandirian Masyarakat (KKM) untuk meningkatkan luaran yang dihasilkan dari program ini dan lebih banyak program studi yang terlibat.

“Kita patut bersyukur UNIDA memperoleh peringkat ke 6 dari 50 perguruan tinggi yang mendapatkan hibah program insentif dari Dikti sehingga ini merupakan kontribusi capaian UNIDA untuk mencapai Universitas Djuanda unggul,” kata Dr. Ir. Ristika Handarini, MP.