UNIDA Sukses Mendapatkan Peringkat ke- 6 PTS Terbaik Nasional Penerima Program Insentif Pengabdian Masyarakat 2022 Terintegrasi dengan MBKM
Universitas
Djuanda (UNIDA) berhasil menduduki peringkat ke-6 (enam) seluruh Indonesia ini berarti UNIDA menjadi kluster 1 sebagai penerima Program Insentif Pengabdian Terintegrasi dengan MBKM
Berbasis Indikator Kinerja Utama (IKU) dan capaian kinerja PKM bagi perguruan
tinggi swasta (PTS) 2022 dengan total skor penilaian 97,60. Insentif ini dimenangkan oleh 50 PTS dengan indikator penilaian PTS
yang memiliki kinerja IKU terbaik berdasarkan hasil penilaian verval dari
PDDIKTI dan PTS yang memiliki kinerja pengabdian masyarakat terbaik.
Program
yang diinisiasi oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Riset, dan
Teknologi Kemendikbudristek tersebut bertujuan untuk mengakselerasi pelaksanaan
pengabdian masyarakat di perguruan tinggi swasta (PTS) program ini diintegrasikan
dengan pembelajaran kolaboratif dan partisipatif mahasiswa melalui skema
kemasyarakatan untuk pencapaian indikator kinerja utama. IKU 2 mahasiswa
mendapatkan pengalaman diluar kampus, IKU 3 dosen berkegiatan diluar kampus,
serta IKU 5 hasil kerja dosen digunakan oleh masyarakat.
Wakil
Rektor III Bidang Riset, Pengabdian, Hilirisasi dan Inovasi Dr. Ir. Ristika
Handarini, MP menyatakan program Pengabdian kepada masyarakat (PKM) ini
merupakan program yang peringkatnya dinilai setiap tahun.
“Kedua
basis penilaian yaitu pencapaian IKU dan kinerja PKM ini yang berkontribusi
terhadap pemeringkatan perguruan tinggi. Capaian kinerja PKM didasarkan pada
capaian pengabdian kepada masyarakat yang tidak hanya didasarkan pada pendanaan
dalam negeri, tetapi luaran-luran yang dihasilkan pengabdian yang berasal dari internal
perguruan tinggi,” jelasnya.
Selain
itu Wakil Rektor III menjelaskan kerjasama dengan instansi lain memberikan
kontribusi luaran-luaran kegiatan PKM hasil. Salah satunya dengan Bapedalitbang Kabupaten Bogor telah melaksanakan Duta Inovasi Desa dan Gelar Inovasi Daerah masing-masing
memperoleh peringkat II.
“Kita sudah melaksanakan kontrak program
insentif PKM 2022 pada tanggal 25 November 2022 dengan total dana apresiasi
sebesar Rp.500.000.000. Program pengabdian ini tidak hanya melibatkan dosen
namun juga mahasiswa sebagai implementasi MBKM. Universitas Djuanda mengajukan
10 proposal lintas prodi (minimal 2 prodi) sesuai bidang ilmu eksakta dan humaniora.
Penyusunan proposal harus memenuhi azas kepatuhan di bidang keuangan sehingga pada saat dilakukan monev semua dapat
dipertanggungjawabkan dengan baik. Kewajiban pengabdian di dalam proposal
mencantumkan luaran-luaran yang harus dicapai sehingga diharapkan dapat
memberikan kontribusi yang lebih baik lagi pada tahun depan,” pungkasnya.
Pelaksanaan
PKM di Universitas Djuanda diintegrasikan dengan skema kemasyarakatan yang
diwujudkan dalam pemberdayaan masyarakat yakni Kegiatan Kemandirian Masyarakat
(KKM) untuk meningkatkan luaran yang dihasilkan dari program ini dan lebih
banyak program studi yang terlibat.
“Kita
patut bersyukur UNIDA memperoleh peringkat ke 6 dari 50 perguruan tinggi yang
mendapatkan hibah program insentif dari Dikti sehingga ini merupakan kontribusi
capaian UNIDA untuk mencapai Universitas Djuanda unggul,” kata Dr. Ir. Ristika
Handarini, MP.