[email protected] 0251-8240773
Berita

UNIDA Terima Kunjungan LPM UIN Walisongo Semarang, Paparkan Strategi Optimalisasi Pusat Karir Guna Tingkatkan Mutu Lulusan

Delegasi Lembaga Penjaminan Mutu (LPM) Universitas Islam Negeri (UIN) Walisongo Semarang mengunjungi Universitas Djuanda (UNIDA) dalam rangka sharing session terkait dengan peningkatan mutu lulusan melalui manajemen tracer study dan optimalisasi pusat karir, Selasa (29/11/2022).

Kunjungan delegasi LPM UIN Walisongo Semarang yang dipimpin langsung oleh Dr. H. A. Hasan Asy`ari Ulama`I, M.Ag selaku Kepala LPM UIN Walisongo diterima oleh Wakil Rektor Bidang Akademik dan Kemahasiswaan, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H di Ruang Senat UNIDA.

Dalam sambutannya, Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menuturkan, sebagai salah satu kampus swasta terbaik yang termasuk dalam 100 besar perguruan tinggi nasional, UNIDA berkomitmen untuk mendorong terwujudnya lulusan yang cerdas intelektual, spiritual, emosional, sosial, berkompeten, berjiwa wirausaha serta menjadi rahmatan lil‘alamin.

“Pertama, kami ucapkan selamat datang di Universitas Djuanda, Kampus Bertauhid. Terima kasih, tentu ini merupakan sebuah kehormatan bagi kami menerima kunjungan Bapak dan Ibu sekalian. Sebagai gambaran, kami memiliki 6 Fakultas dengan 16 Program Studi yang semuanya telah terakreditasi baik maupun unggul. Kami juga memiliki program magister Sekolah Pascasarjana, diantaranya Magister Hukum, Magister Administrasi Publik, dan Magister Teknologi Pangan. Selain itu, saat ini kami sedang merintis program Doktor Hukum dan program Kenotariatan, serta yang sudah berjalan tahun ini yakni program Sekolah Vokasi,” tuturnya mengawali sharing session.

Lebih jauh Aal Lukmanul Hakim, S.H., M.H menyampaikan mengenai capaian-capaian yang diraih UNIDA pada tingkat nasional serta arah seluruh aspek kinerja universitas, termasuk penjaminan mutu yang dicapai merujuk pada Rencana Induk Pengembangan (RIP) 2021-2046 dan Rencana Strategis (RENSTRA) universitas.

Ini mungkin beberapa capaian kinerja yang alhamdulillah sampai hari ini kami pertahankan. Tentu ini adalah dampak dari penjaminan mutu dari setiap elemen pelaksanaan yang secara umum kami berada di 100 besar nasional perguruan tinggi terbaik non vokasi. Jadi seluruh potensi mengacu pada RIP dan RENSTRA universitas, kemudian diaplikasikan dalam rencana kerja tahunan sesuai dengan visi misi universitas maupun yayasan,” tambahnya.

“Kampus kami ini tidak memakai nama islam, tetapi secara visi, kami menetapkan visi universitas yang menyatu dalam tauhid, sehingga dinamakan Kampus Bertauhid. Kami berharap ke depan kita bisa bekerja sama lebih jauh di beberapa bidang lainnya mencakup tridarma,” pungkasnya.

Sementara itu Kepala LPM UIN Walisongo, Dr. H. A. Hasan Asy`ari Ulama`I, M.Ag mengungkapkan, manajemen tracer study menjadi hal yang penting untuk diperhatikan. Dalam hal ini, optimalisasi pusat karir sangat berkaitan untuk peningkatan mutu lulusan.

Kami datang kesini, niatnya ingin belajar, dimanapun, titik-titik mana yang bisa kami lakukan untuk lakukan terobosan. Termasuk hari ini, kulo nuwun Pak WR, kami ingin ngorek ilmunya. Khususnya mengenai bagaimana pengelolaan alumni, karena kami memiliki hambatan di tracer study. Oleh karena itu, tentunya sharing ini akan sangat bermanfaat, mana yang sekiranya bisa diterapkan di kampus kami. Jadi sekali lagi kami haturkan terima kasih,” ungkapnya.