Ustadz Abdul Somad Hadir di UNIDA, Isi Kulbadzu Ingatkan Pentingnya Istighfar sebagai Penjaga Hati
Kuliah Ba’da Zuhur (Kulbadzu) Universitas Djuanda (UNIDA) yang rutin dilaksanakan setiap hari Senin-Jum’at dengan tausyiah setelah shalat dzuhur berjamaah kali ini terasa istimewa. Pasalnya, tausyiah disampaikan langsung oleh Prof. Dr. Abdul Somad, atau yang lebih dikenal dengan Ustadz Abdul Somad (UAS), pada Kamis, 25 September 2025 di Masjid Baitul Hamdi (MBH) UNIDA.
Dalam tausyiahnya, Ustadz Abdul Somad menekankan pentingnya menjaga hati dari penyakit merasa diri besar, hebat, dan dipuja-puji orang. Ia mengingatkan bahwa sifat kebesaran hanya milik Allah SWT sesuai dengan salah satu Asmaul Husna, Al-Kabir, Allah Yang Maha Besar. Menurutnya, penyakit psikologis merasa diri besar dapat disembuhkan dengan shalat yang khusyuk dan istiqamah.
“Bahaya dari merasa diri besar akan tampak ketika seseorang mengalami post power syndrome, di mana dulunya dipuja-puji, namun saat terpuruk tidak lagi dipedulikan, hal itu bisa menghancurkan dirinya. Maka, shalatlah dengan baik, jangan membesarkan selain Allah. Jika kita membesarkan selain Allah, maka kita bisa terjebak dalam kemusyrikan. Perbanyaklah istighfar, karena dengan mengingat Allah kita akan sadar bahwa hanya Allah Yang Maha Besar, bukan yang lainnya,” ungkapnya.
Selain memberikan tausyiah dalam Kulbadzu, kehadiran Ustadz Abdul Somad di UNIDA juga dalam rangka menjadi penguji pada Sidang Terbuka Promosi Doktor Dosen Program Studi Pendidikan Bahasa Arab (PBA) Fakultas Agama Islam dan Pendidikan Guru (FAIPG) UNIDA asal Palestina, Nidal Kamal Salim Abu Ajwa, dari Islamic University of Bruxelles.