[email protected] 0251-8240773

Visi Misi Pasangan Calon Presma dan Wapresma dalam Debat Kandidat PILPRESMA UNIDA 2018

Debat Kandidat pasangan calon Presiden Mahasiswa dan Wakil Presiden Mahasiswa Universitas Djuanda Bogor Periode 208-2019 diselenggarakan pada Rabu 28 Maret 2018 yang berlangsung di Depan Gedung E, Universitas Djuanda Bogor. Acara debat kandidat ini dimoderatori oleh Dr. Muhammad Luthfie M.Si yang merupakan Wakil Dekan 3 Fakultas Ilmu Sosial & Ilmu Politik. Acara debat dibagi kedalam beberapa sesi. Pada sesi pertama, masing-masing pasangan calon memaparkan visi misinya. Dimulai dari pasangan calon nomor urut 1, Fakhri Lutfiansyah dan Sumantri yang kemudian dilanjutkan oleh pemaparan visi misi calon nomor urut 2, Muhammad Arifin dan Iqbal Habibi. Calon Presma nomor urut 1 menuturkan bahwa saat ini BEM harus dapat menjadi fasilitator bagi mahasiswa. Melalui visi nya yaitu membentuk BEM KM Universitas Djuanda yang kritis, inovatif dan bersinergi dengan seluruh organisasi mahasiswa kampus yang berlandaskan tauhid. Sementara, pasangan calon nomor urut 2 menyampaikan visinya yaitu bersinergi dalam mengabdi, solutif alam berfikir yang berorientasi pada nilai-nilai kritis, iptek dan ketauhidan. ?Yang perlu kita kedepankan untuk satu tahun kedepan, pertama-pertama birokrasi, optimalisasi peran mahasiswa dan pergerakan mahasiswa di luar?. Tutur Arifin. Ketua KPU Pemilihan Presiden Mahasiswa UNIDA periode 2018-2019 Muhammad Nur Akbar menuturkan, penyelenggaraan Debat kandidat tersebut diharapkan dapat memberikan informasi bagi para mahasiswa untuk tidak salah menentukan calon pemimpin mereka. "Semoga dengan diselenggarakannya acara debat kandidat pada hari ini dapat memberikan setidaknya gambaran bagi kita para mahasiswa untuk dapat memilih pemimpin kita?, ujar Akbar dalam sambutannya. Dalam ajang debat kali ini, panelis yang memberikan pertanyaan kepada para calon kandidat. Adapun panelis antara lain adalah Ridwan Irawansyah selaku kepala Biro Administrasi dan Akademik yang membawahi bidang kemahasiswaan, juga Muhammad Sandi Maftuh yang merupakan Presiden Mahasiswa UNIDA periode 2017-2018