[email protected] 0251-8240773
Prestasi

Tim Mahasiswa FIPHAL UNIDA Ciptakan Cookies Prebiotik, Sukses Raih Pendanaan P2MW KemendiktiSaintek

Tim mahasiswa Fakultas Ilmu Pangan Halal (FIPHAL) Universitas Djuanda (UNIDA) Kembali berhasil meraih pendanaan Program Pembinaan Mahasiswa Wirausaha (P2MW) Tahapan Bertumbuh dari Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi (KemendiktiSaintek) Republik Indonesia Tahun 2026. Keberhasilan ini sekaligus membuktikan bahwa semangat kewirausahaan berbasis riset dan nilai kehalalan terus tumbuh subur di lingkungan akademik UNIDA.

Tim yang diketuai oleh Syifa Dwi Spirulina (B.2410104) dengan anggota tim Indrawan Setiaji (B.2310500), Putri Nursalsabila (B.2310895), Siti Aliza Fahira (B.2310162), dan Muhamad Zarir Az Zarkany (B.2510708), dibawah bimbingan dosen FIPHAL, Dr. Erna Puspasari, S.Si., M.Si.

Rektor UNIDA, Prof. Dr. Hj. R. Siti Pupu Fauziah, M.Pd.I, menyampaikan apresiasi dan rasa syukur yang sebesar-besarnya. Menurutnya, keberhasilan tim FIPHAL UNIDA dalam menembus pendanaan P2MW nasional merupakan cerminan nyata dari komitmen UNIDA sebagai Kampus Bertauhid dalam mencetak generasi wirausahawan muda yang unggul, kreatif, dan berdaya saing global.

“Saya mengucapkan selamat dan rasa syukur yang sebesar-besarnya kepada tim mahasiswa FIPHAL serta dosen pembimbingnya atas prestasi luar biasa ini. Inovasi PREBIOBITE membuktikan bahwa mahasiswa UNIDA tidak hanya mampu berpikir ilmiah, tetapi juga berwirausaha secara kreatif dan bertanggung jawab. Kedepannya, UNIDA akan terus berkomitmen mendukung tumbuhnya ekosistem kewirausahaan mahasiswa yang berakar pada nilai-nilai keislaman dan kehalalan.” Pungkasnya.

Dr. Erna Puspasari, S.Si., M.Si., selaku dosen pembimbing menyampaikan bahwa keberhasilan tim ini merupakan buah dari proses riset yang panjang dan kerja keras seluruh anggota tim. Ia menegaskan bahwa pengembangan produk PREBIOBITE tidak hanya berorientasi pada nilai akademik, tetapi juga pada potensi komersialisasi yang nyata untuk mendukung ekosistem pangan halal Indonesia.

"Saya sangat bangga dengan pencapaian tim ini. Mereka tidak hanya mampu menghasilkan produk yang inovatif secara ilmiah, tetapi juga memiliki visi wirausaha yang kuat. PREBIOBITE adalah contoh nyata bagaimana riset berbasis bahan lokal dapat bertransformasi menjadi produk bernilai ekonomi tinggi. Saya berharap ini menjadi batu loncatan bagi mereka untuk terus berkembang sebagai wirausahawan muda di industri pangan halal,” ujarnya.

Ketua Tim, Syifa Dwi Spirulina mengungkapkan rasa syukur dan semangatnya untuk melanjutkan inovasi yang telah dirintis. dalam sesi wawancara, beliau menyampaikan bahwa  produk inovatif ini dirancang sebagai solusi pangan fungsional yang menyehatkan sekaligus bernilai jual tinggi.

"Alhamdulillah, kami sangat bersyukur produk PREBIOBITE ini mendapatkan kepercayaan dari KemendiktiSaintek melalui pendanaan P2MW. Kami ingin membuktikan bahwa bahan-bahan lokal seperti umbi garut, pisang, daun poko, dan serai memiliki potensi luar biasa untuk diolah menjadi produk pangan fungsional yang kompetitif di pasar. Ini bukan sekadar tugas akademik, ini adalah langkah nyata menuju wirausaha yang berdampak,” tuturnya.